Pemerintah Dukung Kegiatan BBTF

32

Esty Reko Astuti di dampingi Ketut Sudikerta secara resmi membuka kegiatan Bali and Beyond Travel Fair 2014. |foto-sem|

SULUHBALI.CO , Nusadua – Esty Reko Astuti, Direktur Jenderal Pemasaran dan Pariwisata dalam hal ini mewakili Ibu Marie Elka Pangestu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, secara resmi membuka kegiatan Bali and Beyond Travel Fair 2014 yang diselenggarakan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali yang akan berlangsung sampai tanggal 14 Juni, 2014, ditandai dengan pengguntingan pita.

BBTF (Bali & Beyond Travel Fair) merupakan sebuah kegiatan yang akan melayani inbound dan outbound pasar wisata mancanegara dan juga pasar wisata domestik dengan melibatkan berbagai instansi kepariwisataan baik dari sektor pemerintah dan swasta dari dalam dan luar negeri dengan mempertemukan seller dan buyer dalam sebuah forum.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang pariwisata terbesar di Bali setiap tahunnya, event ini melibatkan 601 buyers yang berasal dari 55 negara. Kegiatan BBTF ini juga mendapatkan dukungan dari pemerintah provinsi Bali, menurut Ketut Sudikerta selaku Wakil Gubernur Provinsi Bali saat menghadiri pembukaan Bali and Beyond Travel Fair 2014 menyatakan bahwa, Bali tidak hanya membutuhkan seni, budaya, adat, karena Bali tidak cukup hanya dengan pariwisata budaya namun pariwisata di Bali harus didukung dengan infrastruktur pariwisata yang lebih baik lagi.

 

“Infrastruktur pariwisata di Bali perlu ditingkatkan lagi mengingat pendapatan masyarakat Bali  80% dari sektor pariwisata, untuk itu Bali memerlukan destinasi pariwisata yang lebih baik lagi untuk kedepannya” ungkapnya Rabu (11/6/2014).

 

Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan BBTF ini perlu diselenggarakan secara rutin untuk memperkenalkan berbagai produk Indonesia khususnya Bali kepada wisatawan mancanegara. Untuk kedepannya pemerintah akan membangun tempat untuk menampung kerajinan kreatif dari masyarakat Bali untuk dipasarkan, disini pemerintah akan menyediakan tempat, seniman menghasilkan karya seni dan pelaku pariwisata berperan memasarkannya. Sehingga diperlukan sinergitas antara pemerintah, pelaku pariwisata dan seniman serta masyarakat untuk meningkatkan akomodasi pariwisata Bali. (SB-tha)

 

 

Comments

comments