Pelabuhan Gilimanuk ditutup Selama 3 Jam

184

SULUHBALI.CO, Jembrana – Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, ditutup sekitar tiga jam, Senin, mulai pukul 11.50 hingga 15.00 Wita akibat cuaca buruk di Selat Bali yang bisa membahayakan aktivitas pelayaran.

“Seperti biasa, kalau cuaca buruk terjadi dan dianggap membahayakan kapal, pelabuhan kami tutup sementara. Yang kami utamakan adalah keselamatan penumpang,” kata Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Gilimanuk, Wahyudi Susianto, saat dihubungi dari Negara, Kabupaten Jembrana, Bali (14/07).

Karena cuaca di Selat Bali bisa berubah setiap saat, menurut dia, penutupan dilakukan secara spontan sesuai situasi di lapangan.

Ia mengaku setiap hari mendapatkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika yang bisa dijadikan acuan untuk memantau situasi di jalur penyeberangan Jawa-Bali itu.

“Prakiraan BMKG tersebut kami padukan dengan situasi di lapangan. Begitu terlihat cuaca memburuk, kami perintahkan kapal berhenti operasi,” ujarnya.

Beberapa kali otoritas Pelabuhan Gilimanuk menutup sementara pelabuhan akibat cuaca buruk. Hal itu menyebabkan antrean kendaraan yang hendak menyeberang ke Jawa.

Untuk penutupan pada hari Senin, antrean kendaraan hanya terjadi di areal pelabuhan dan tidak sampai meluber keluar seperti beberapa waktu lalu.

Penutupan juga dilakukan di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. (SB-ant)

Comments

comments

Comments are closed.