PDIP Ingin Sekolah Bali Mandara Ditambah

37

Situasi sidang paripurna (foto – putra)

SULUHBALI.CO, Denpasar – Sidang Paripurna yang beragendakan tanggapan dari perwakilan fraksi terkait perubahan Raperda tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2014, dilaksanakan senin 21 Oktober 2013.

Dalam sidang tersebut, beberapa fraksi yang memberikan masukan dan saran terkait APBD Provinsi Bali tahun anggaran 2014 yang diajukan Gubernur Bali kepada DPRD Bali. Mulai dari masalah pengentasan kemiskinan, fasilitas kesehatan, infrastruktur jalan, perhatian yang lebih terhadap Desa Adat, dan pemerataan pembangunan.

Fraksi PDIP yang diwakili Kariasa mengemukakan sedikitnya wisatawan yang datang ke Bali Utara diakibatkan jalan yang berkelok-kelok, maka dari itu Ia mengatakan perlunya dibuat shortcut-shortcut jalan agar mengurangi kelokan yang ada di jalan menuju Bali Utara.

kariasa
Kariasa Perwakilan Fraksi PDIP

Kariasa berharap agar rencana pembangunan Bandara di Bali Utra segera terealisasikan karena itu dianggap membantu  bangkitnya pariwisata Bali Utara. Selain itu ia menambahkan agar dibangunnya lagi sekolah Bali Mandara yang notabena dianggap membantu masyarakat miskin dan dan melahirkan kualitas SDM yang bagus.

Setelah semua fraksi memberikan pandangan dan saran tentang anggaran APBD 2013, sidang ditutup oleh ketua yang dipimpin Made Suandi. Sebelum sidang ditutup salah satu anggota dewan Made Suparta melakukan intruksi. Ia meminta kepada pimpinan agar digelarnya rapat dengar pendapat terkait reklamasi Teluk Benoa dan KSPN kawasan Besakih. Ia mengatakan agar semua kisruh dimasyarakat menjadi jernih dan normal.

Dan untuk masalah KSPN kawasan Besakih, ia mengharpkan adanya tim kajian dan klarifikasi untuk menanyakan kepada Pemerintah Pusat kenapa kawasan Besakih masuk KSPN dan hasil tersebut disampaikan kepada masyarakat agar kemudian hari tidak ada lagi kisruh dimasyarakat.

Selesai sidang, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan masukan yang disampaikan dari beberapa Fraksi sangat bagus dan akan dijadikan masukan. Masalah penambahan fasilitas kesehatan, Pastika mengatakan akan ditambah karena itu merupakan prioritas dari program Provinsi.(SB-Putra)

Comments

comments