Pastika Titip Harapan untuk Presiden Terpilih

63

Gubernur Bali Mangku Pastika dan istri setelah memilih di TPS 10 Tembau (foto hum).

SULUHBALI.CO, Denpasar — Gubernur Bali Made Mangku Pastika menghimbau semua pihak untuk menghormati hasil pemilihan presiden dan wakil presiden yang digelar serentak secara nasional, Rabu (9/7). Karena mereka yang terpilih merupakan putra terbaik bangsa dan sudah mendapat mandat dari raktay Indonesia. Kepada Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Gubernur pun menitip sejumlah harapan terkait dengan pembangunan Bali ke depan. Statemen tersebut disampaikannya usai melakukan pencoblosan di TPS 10 Tembau yang berlokasi di SD 5 Penatih, Tembau, Denpasar Timur.

Gubernur yang didampingi Ny.Ayu Pastika serta sejumlah anggota keluarga tiba di TPS sekitar pukul 08.20 wita dan langsung menuju ruangan yang telah disediakan pihak KPPS. Setelah menyerahkan formulir C6, Pastika dan keluarga menerima satu kartu pemilih untuk selanjutnya masuk bilik suara untuk menentukan pilihan. Sama seperti pemilih lainnya, proses yang dilalui pun cukup singkat.

Kepada media yang sudah memunggunya, Gubernur Pastika mengutarakan bahwa situasi Bali hingga hari H pencoblosan sangat kondusif. “Saya terus pantau dari semalam, situasinya baik sekali dan tenang. Tak ada potensi yang mengarah ke perpecahan,” ujarnya. Menurut dia, tetap terpeliharanya kondusifitas Bali tak lepas dari semangat menyama braya yang begitu kental di tengah-tengah masyarakat.

Pastika berharap, kondisi ini akan tetap terjaga hingga proses rekapitulasi suara. Dia meminta seluruh krama Bali tetap tenang menunggu hasil final yang nantinya diumumkan oleh KPU. “Kalau keamanan terjaga, kegiatan pembangunan tak akan treganggu,” imbuhnya. Siapapun yang nantinya keluar sebagai pemenang, semua pihak diharapkan menghormati hasil tersebut dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik.

Disinggung mengenai harapannya terhadap presiden terpilih, Pastika pun menitipkan sejumlah harapan. Menurutnya, Bali yang mengandalkan sektor jasa seperti pariwisata sangat membutuhkan keamanan. Sektor ini, tambah Pastika, amat rentan terhadap isu keamanan yang sifatnya sangat rawan dan dinamis. “Sedikit saja ada gangguan, kunjungan wisatawan bisa anjlok,” ujarnya. Untuk itu, Gubernur menaruh harapan besar agar presiden mendatang tetap memperhatikan faktor keamanan yang menjadi kunci keberlangsungan pariwisata Bali. Selain faktor keamanan, pemimpin mendatang juga diharapkan memberi perhatian pada pembangunan sektor lainnya seperti pernatian, seni dan budaya, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

Usai melakukan pencoblosan, Pastika melakukan pantauan ke sejumlah TPS di seputaran Denpasar, TPS yang ditinjau antara lain TPS 9 tembau Kaja, TPS 5 Tembau, TPS 4 dan 5 Banjar Tega Desa Tonja, TPS 14 dan 15 Sanglah Barat dan berakhir di TPS 4 Dangin Puri Kelod. Secara umum proses pemungutan suara presiden dan wakil presiden terpantau aman dan lancar. (SB-hum)

Comments

comments

Comments are closed.