Pastika Sampaikan “Matur Suksma” Kepada Seluruh Masyarakat Bali

0
1093
Mantan Gubernur Bali Made Mangku Pastika bersama sejumlah tokoh masyarakat (foto rk).

SULUH BALI, Denpasar – Program Bali Mandara telah dijalankan selama 10 tahun atau dua periode masa kepemimpinan Made Mangku Pastika sebagai gubernur Bali. Berjalannya program tersebut tidak lepas karena dukungan dari masyarakat Bali. Untuk itu Made Mangku Pastika secara khusus mengundang masyarakat, para Sulinggih, Pemangku, tokoh masyarakat, seniman, akademisi, tokoh partai, budayawan maupun kalangan anak muda pada acara “10 Tahun Bali Mandara, Matur Suksma”, Sabtu malam (8/9), di Sekar Tunjung Center, Gatot Subroto, Denpasar Timur.

“Kegiatan ini untuk bertemu, mesimakrama dengan tokoh-tokoh masyarakat Bali yang selama ini telah dengan penuh dedikasi membantu pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, tugas-tugas kemasyarakatan yang ada di Bali. Dan mendukung sepenuhnya program-program Bali Mandara. Program-program ini telah berjalan 10 tahun. Dan saya menerima banyak sekali dukungan dari semua pihak. Dan oleh karena itu sesungguhnya, mala mini adalah malam matur suksma. Jadi, saya matur suksma kepada seluruh masyarakat Bali. Kepada para tokoh, para Sulinggih, para Pinandita, tokoh agama, tokoh masyarakat. Itulah sebabnya sore ini kita adakan acara ini. Karena saya ini baru saja mengakhiri masa bhakti saya,” ungkap Pastika tentang tujuan diadakannya acara tersebut.

Meski undangan disampaiakan hanya melalui WA, ratusan undangan hadir memenuhi Sekar Tunjung Center sore itu. Tampak hadir puluhan Pemangku dari seluruh Bali, Sulinggih, tokoh lintas partai politik, tokoh masyarakat, budayawan, seniman, wartawan, masyarakat umum dan kalangan generasi muda. Hadir juga mantan Penjabat Gubernur Bali Drs. Hamdani, MM,.AK yang paginya di hari yang sama telah menyerahkan jabatannya kepada Gubenur Bali Wayan Koster di Gedung DPRD Bali. Made Mangku Pastika juga hadir saat upacara serah terima jabatan tersebut.

“Saya merasa sangat terharu karena mendapat penghargaan dan kehormatan yang tinggi dari Made Mangku Pastika. Saya terkesan, karena begitu tiba di Bali, waktu itu saya belum dilantik sebagai Penjabat Gubernur Bali oleh Mendagri. Tapi sehari sebelumnya yakni tanggal 28 Agustus, saya sudah diundang oleh beliau untuk menghadiri acara Penganugerahan Bali Mandara Parama Nugraha 2018 di Art Center. Dan sekarang, setelah saya tidak lagi sebagai Penjabat Gubernur Bali, karena pagi tadi sudah serah terima jabatan itu, saya lagi diundang di acara ini. Saya sangat berterima kasih dan terharu,” ungkap Hamdani saat diminta memberikan sambutan.

Di akhir sambutannya Staf Ahli Mendagri Bidang Ekonomi dan Pembangunan tersebut tidak lupa memberikan pantun sebagai wujud rasa terima kasih dan ungkapan kesan mendalam selama 10 hari dirinya menjabat Gubenur Bali dan sambutan hangat yang diberikan oleh mantan Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

“Saya diberikan buku oleh Bapak Made Mangku Pastika, yang ditandatangani langsung oleh belaiu. Makanya saya langsung baca buku itu. Dari sana saya baru tahu, bahwa beliau punya komitment untuk mendedikasikan hidupnya untuk membayar hutang. Karena beliau memandang, apa yang didapatnya selama ini merupakan anugerah dan pemberian oleh negara, masyarakat. Itu luar biasa. Beliau salah satu putra terbaik Bali, semoga nanti beliau naik bisa berkiprah di tingkat nasional,” harap Hamdani di akhir sambutannya. (SB-Rk).

Comments

comments