Pastika | Persaingan Pariwisata Ketat, SDM Bali Harus Bisa Survive

76

SULUH BALI, Denpasar – Ketatnya persaingan pariwisata membuat Bali harus berbenah untuk tetap bisa mempertahakan sektor pariwisatanya. “Persaiangan yang semakin hari semakin komplek dan berat,” kata Made Mangku Pastika, Gubernur Bali pada Simakrama bertajuk “Prospek Pariwisata Bali” di gedung Wiswasabha, Sabtu (11/2/2017).

Pemacu persaingan pariwisata yang semakin ketat menurut Pastika disebabkan karena perdagangan dunia dan kecagihan teknologi di era modern. Hal ini mengharuskan sumber daya pariwisata di Bali mulai berbenah.

“Kualitas sdm Bali yang harus mampu survive dengan keadaan ini,” ungkapnua.

Pariwisata merupakan sektor paling penting di Bali mengingat pemasukan Bali terletak pada hasil pariwisata, “kita sudah hidup dari pariwisata, kita mengantungkan hidup kita dari pariwisata ini,” kata Pastika.

Bergeliatnya perkembangan destinasi baru mau tidak mau menurutnya juga berakibat pada perkembangan pariwisata di Bali.

Berkembangnya destinasi pariwisata baru di luar Bali seperti misalnya Lombok, Mandalika, Labuan Bajo, Raja Ampat, Banyuwangi, Malang dan Borobudur.

Sementara destinasi pariwisata di luar negeri khusunya negara tetangga juga penting untuk dijadikan acuan, seperti Singapura, Malaysia, Thailand.

“Bagaimana kondisi saat ini, sekitar kemana arah pariwisata kita, Kita harus tau pasar kita seperti apa,” ujar Pastika. (SB-Skb)

Comments

comments