Pastika Minta Dukungan Usulan Otonomi Asimetris

34

Mangku Pastika saat memberikan sambutan (foto-putra)

SULUHBALI.CO, Denpasar – Dalam kunjungan kerja (kunker) Komisi X DPR RI Selasa 29 Oktober 2013 di Gedung Wiswa Sabha Pastika meminta dukungan atas usulan Provinsi Bali terkait  usulan Otonomi Asimetris dan Otonomi tata ruang kusus berada di Provinsi.

Pastika mengatakan bahwa Bali dan pariwisata tidak bisa dipisahkan. Ia mengatakan keunikan, keindahan alam, dan keaneka ragaman seni budaya merupakan salah satu daya tarik wisatawan. Maka dari itu sektor pariwisata merupakan sektor andalan bukan hanya dari pemerintah daerah tetapi semua masyarakat Bali. Ia mengatakan banyaknya masyarakat  yang berharap besar dari sektor ini untuk menggerakkan pembangunan.

Hal-hal yang dilakukan provinsi Bali maupun masyarakat Bali membangun pariwisata merupakan  langkah yang tepat. Mengingat Bali tidak mempunyai sunber dala alam, “kami tidak mempunyai gas, batu bara, minyak, hutan yang dijadikan sumber pendapatan daerah,” tegas Pastika.

Pastika mengatakan bahwa Bali memiliki pendapatan devisa yang besar. Tetapi Bali belum bisa merasakan banyak dari pendapatan devisa itu. Ia meminta dukungan kepada semua anggota komisi X DPR RI terkait usulan atas Otonomi Asimetris untuk Bali. “Bukan otonomi kusus seperti Aceh dan Papua, tetapi kami hanya ingin mendapat bagian dari devisa yang kami hasilkan,” Jelas Pastika.

Ia mengtakan waktu pergelaran APEC saja Bali sudah mengumpulkan devisa sebesar 3 Triliyun. Ia menjelaskan bahwa bagian dari devisa itu dipergunakan untuk menbangu imfrastruktur, obyek-obyek wisata, melestarikan seni dan adat budaya agar tetap menarik,  maka dari itu diperlukan pembiayaan yang besar untuk itu.

Pastika juga menambahkan selain Otonomi Asimetris, Ia juga akan memperjuangkan usulan perintah Provinsi Bali tentang  Otonomi tata ruang kusus berada di Provinsi. “Dikarenakan pulau Bali ini kecil, jadi kalau dikapling-kapling habis sehingga lingkungan rusak dan tidak bisa kita banggakan lagi,” tegas Pastika.

Pastika menambahklan bahwa pesatnya perkembangan pariwisata Bali tidak terlepas dari dukungan  Desa Pakraman atau Desa Adat, dan Lembaga Adat yang ada dibawahnya. Maka dari itu Ia mengatakan perlunya perhatian yang lebih kepada Desa Adat yang ada di Bali karena itu merupakan erat kaitannya dengan perkembangan pariwisata di Bali.(SB-Putra)

 

 

Info Kami :

www.suluhbali.co solusi marketing dan komunikasi di dunia maya di media sosial seperti facebook, twitter dan google

Bergabung bersama kami di www.facebook.com/suluhbaliCO untuk selalu mendapatkan berita berita yang menginspirasi dan mencerdaskan.

Follow twitter @suluhbalidotco

Hubungi kami di suluhbaliku@gmail.com untuk solusi marketing, iklan, grafis, video dan profil partai serta profil calon legislatif.

Comments

comments

Comments are closed.