Pastika : Jangan Ada Money Politic, Kekerasan dan Black Campaign

33
Mangku Pastika Datangi KPU Bali, Senin (8 Januari 2018). (foto-rk)

SULUH BALI, Denpasar – Tahun 2018 merupakan tahun politik karena akan ada pilkada serentak termasuk akan diadakan pemilihan Gubernur Bali. Untuk itu Gubernur Bali Mangku Pastika berpesan agar proses dan pelaksanaan pilkada tersebut berjalan aman, damai dan demokratis. Pesan tersebut ia sampaikan saat mendatangi KPU Provinsi Bali, Senin (8/1/2017).

“Kadatangan saya kesini adalah untuk meyakinkan bahwa proses ini berjalan dengan baik. Dengan aman, damai dan demokratis. Sehingga kita bisa memilih pemimpin yang benar-benar sesuai dengan harapan dan pilihan rakyat kita dengan sebaik-baiknya,” ungkap Pastika.

“Saya juga tadi berpesan, supaya ada tiga hal yang tidak boleh dilakukan. Yang pertama tidak boleh ada money politic, kedua tidak boleh ada kekerasan dan yang ketiga tidak boleh ada black campaign. Jadi kalau menang, menanglah dengan elegan dan bermartabat. Sehingga dapat dukungan yang penuh dari seluruh rakyat kita.” tambahnya.

Saat itu di Kantor KPU Provinsi Bali, di Jalan Tjok Agung Tresna itu juga sedang berlangsung pendaftaran pasangan cagub dan cawagub Bali Wayan Koster dan Cok Ace. Ketika Pastika ditanya wartawan, apakah dirinya memberikan pesan khusus terhadap pasangan calon ?

“Oh nggak-nggak, saya secara umum. Hari ini saya datang, besok (hari ini-red) saya datang lagi. Terutama kepada KPU saya berpesan selenggarakanlah pemilu ini dengan damai, aman dan fair, adil. Karena kalau tidak adil pasti menimbulkan ketidakpuasan yang lain, potensi untuk terjadinya kekacauan. Saya katakan tadi.  jadilah Gubernur Bali terpilih yang menang dengan elegan,” pungkasnya. (SB-Rk)

Comments

comments