Pastika Himbau Staf dan Masyarakat Kunjungi Pameran Pembangunan

16

SULUH BALI, Denpasar – Pemerintah Provinsi Bali kembali menggelar Pameran Pembangunan di Taman Budaya Denpasar, Art Center mulai tanggal 14-24 Agustus 2017. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya saat membuka Pameran Pembangunan Provinsi Bali Tahun 2017 di  Kalangan Madya Mandala, Art Center, Senin (14/8) malam menghimbau kepada pegawai Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat untuk mendatangi pameran pembangunan ini. Ia meminta dalam kurun waktu sepuluh hari ini, setiap hari ada empat OPD di lingkungan provinsi Bali yang datang.

Menurut Pastika ini dilakukan agar semua mengetahui apa yang dilakukan oleh instansi lain. “Supaya ada frame bagaimana mengintegrasikan program di seluruh provinsi ini baik dengan kabupaten, instansi vertikal dan masyarakat,” ujarnya. Pastika menilai pameran pembangunan ini merupakan wahana strategis untuk mensosialisasikan program dan hasil pembangunan kepada masyarakat terlebih dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi Provinsi Bali ke-59 dan HUT RI ke-72 sehingga bisa memantapkan semangat nasionalisme, cinta dan bangga kepada daerah dan tanah air. Apalagi pameran pembangunan juga diikuti oleh instansi vertikal seperti TNI dan POLRI yang menampilkan kemajuan teknologinya sehingga masyarakat bisa merasa aman.

Sementara itu, Kadis Komunikasi, Informasi dan Statistik Provinsi Bali Nyoman Sujaya mengatakan bahwa pameran pembangunan Tahun 2017 diikuti oleh 162 stand dari instansi pemerintah, lembaga pusat di daerah, OPD dilingkungan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Bali, BUMN, BUMD dan perajin binaan Dekranasda Provinsi Bali. Selain pameran juga diisi dengan video conference, hiburan, musik dan sebagainya.

Selain itu pada saat yang sama juga dilakukan peluncuran buku Bali Mandara Estafeta Untuk Generasi Muda yang ditandai dengan penyerahan secara simbolis oleh Gubernur Bali kepada Ketua DPRD Provinsi Bali dan perwakilan generasi muda.

Menurut Pastika sudah menjadi kewajibannya untuk mewariskan Bali Mandara kepada generasi berikutnya. Ia menambahkan Bali Mandara sudah melalui pemikiran mendalam dan sudah dipraktekkan. “Sehingga membangun jadi lebih mudah untuk selanjutnya, karena masih banyak yang harus dikerjakan,” pungkasnya. (SB-humprov)

Comments

comments