Pastika Harap Mahasiswa Miliki Karakter

136

Pastika bersalaman seusai ceramah dengan salah satu mahasiswa IHDN

SULUHBALI.CO, Bangli – Mahasiswa harus memiliki karakter berani tampil, berani berbicara, tidak kenal takut, dan teguh dalam pendirian.Untuk memiliki karakter yang kuat dan bisa menjadi pemenang,  maka mahasiswa harus bisa mulai dari  mimpi. Hal itu diungkapkan Gubernur Bali dalam pengarahannya di depan mahasiswa IHDN, dalam rangka Hari Amal Bakti Kementerian Agama RI di Kampus IHDN Kubu,  Bangli, Jumat (3/1). “From  a dream become a step, from a step become a hope, from a hope become a challenge, and from a challenge become courage, from a courage  become a journey and from a journey become a  victory” ungkap Pastika.

Selanjutnya Pastika menjelaskan bahwa untuk mencapai visi dari IHDN yaitu “terdepan dalam Agama, Budaya dan Sains” maka mahasiswa harus berani bermimpi, karena dari bermimpi akan bisa memikirkan langkah, dari melangkah akan timbul harapan, dari harapan akan timbul banyak tantangan, dari tantangan itulah akan menjadi perjalanan, dan terakhir dari melakukan perjalanan itu akan sampai menjadi pemenang.

Pastika berpesan sebagai masyarakat Indonesia memang  harus bangga dengan leluhur  yang hidup di masa lalu akan tetapi sebagai masyarakat yang hidup di jaman modern tidak boleh terlalu berorientasi pada masa lalu, dan sadar karena harus menghadapi masa depan yang lebih keras yang penuh dengan tantangan, tambah Pastika.  Menurut Mangku Pastika untuk membangun karakter diatas, tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah, selain perguruan tinggi harus menyiapkan kurikulum yang sesuai, maka sebagai mahasiswa harus selalu melaksanakan tugas dan kewajiban yaitu belajar dan belajar. “Jadilah mahasiswa yang aktif, jangan pasif, jangan hanya mengharap belajar di kampus, carilah ilmu dimanapun, carilah keahlian apapun, sehingga nanti kita tidak menjadi kuli di daerah sendiri, jadilah majikan dimanapun berada,” pintanya.

Pada kesempatan itu ,  Pastika juga menyumbangkan 30 buah buku Bhagawad Gita yang diharapkan bisa diberikan dan bisa dibaca oleh mahasiswa sebagai pegangan dalam hidup, serta 10 buah sepeda gunung sebagai alat membantu operasional civitas akademika di lingkungan kampus..

Sementara itu Rektor IHDN Prof, Dr. Drs. I N. Duija, M.Si. dalam laporannya mengharapkan agar Pemerintah Provinsi Bali tidak lepas tangan dalam ikut membangun karakter mahasiswa. Peran Pemprov diharapkan  terutama dalam penyiapan fasilitas khususnya dalam memperlancar proses belajar mengajar di Kampus IHDN Bangli. Kondisi kampus yang terpecah-pecah dirasa sangat kurang efektif untuk proses aktivitas akademis. Dalam acara ini  juga hadir Bupati Bangli, I Made Gianyar. (SB-hum)

Comments

comments