Pasca Penemuan Ribuan Ekstasi | Wagub Sudikerta Minta Polisi Tegas Pada Akasaka

283
Wagub Sudikerta (foto wan)

SULUH BALI, DENPASAR – Pasca penggerebekan oleh tim dari Direktorat IV tindak pidana narkoba Mabes Polri dan Polda Bali terhadap tempat Karaoke Akasaka, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menyayangkan di club malam Akasaka ditemukan  belasan ribu ekstasi.  membiarkan adanya transaksi dan menyediakan ribuan narkoba jenis ekstasi untuk dipasarkan di Akasaka, Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat.

Menurut Sudikerta membiarkan pemasaran narkoba untuk diedarkan di Denpasar akan sangat merugikan anak anak dan masyarakat Bali. “Sangat kita sayangkan ya dan tentu kita harapkan club malam tersebut (Akasaka) tidak melakukan hal semacam itu (mengedarkan narkoba, red) lagi karena itu akan merusak moral, mental daripada anak anak dan masyarakat Bali,” ujar Sudikerta di Denpasar pada, Selasa (6/6).

Menurut Calon Gubernur Bali dari Partai Golkar ini, bahwa tempat hiburan malam boleh saja beroperasi di Denpasar tetapi tidak melakukan transaksi jual beli narkoba atau barang haram lainnya. Karena itu, ia mendesak kepada polisi agar menindak tegas pelaku.

Pentolan partai berlambang pohon beringin ini menghimbau untuk semua club malam atau tempat karoke dan tempat hiburan malam yang ada di Bali untuk tidak mempraktekan jual beli narkoba.  “Kalau terjadi temuan kita mendesak aparat untuk menindak tegas daripada persoalan tersebut. Siapa pelakunya kita akan tindak tegas,” ujarnya.

Sementara itu saat ditanya apakah ada desakan untuk mencabut ijin usaha dan menutup tempat huburan malam Akasaka, Sudikerta menjelaskan bahwa hal tersebut harus dilihat dulu dan dikaji apakah pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Akasaka masuk dalam kategori pelanggaran berat atau pelanggaran ringan.

“Kita lihat dulu dan kita kaji dulu secara mendalam, kalau memang itu pelanggaran berat ada sanksi yang diterapkan dalam perijinan itu biar kita, tidak menyalahi aturan yang ada. Kita akan mengakaji apakah berat atau ringan. Kalau itu masuk dalam sekala berat maka Akasaka akan ditutup. Kalau sakala ringan perlu dipertimbangkan karena ada sanksi sanksi yang dikenakan,” ujarnya.

 

Manajer Pemasaran

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa tim dari direktorat IV tindak pidana narkoba Mabes Polri dan Polda Bali melakukan penggerebekan terhadap Tempat hiburan malam Akasaka di Jalan Teuku Umar Denpasar Barat pada, Senin (5/6) sore sekitar pukul 15.00 Wita.

Dari  penggerebekan tersebut polisi berhasil mengamankan 4 orang tersangka dan barang bukti termasuk manajer pemasaran Akasaka berinisial, Wi. Barang bukti yang berhasil diamankan yakni 19.000 butir ekstasi bernilai Rp 9,5 miliar.

Selain menangkap Wi, petugas Mabes Polri juga mengamankan tiga tersangka lainnya dalam penggerebekan di lantai dasar Diskotek Akasaka sore itu. Mereka masing-masing BL, 50 (asal Perum Puri Suryajaya Sidoarjo, Jawa Timur), DS, 38 (asal kawasan Pluit, Jakarta Utara), dan IS, 48 (asal Padang, Sumatra Barat). Hal tersebut disampaikan Wadir Narkoba Polda Bali, AKBP Sudjarwoko saat memberikan keterangan kepada wartawan di Polda Bali usai kejadian.

Menurutnya, penggerebekan yang dilakukan sore itu berdasarkan hasil pengintaian selama 1 minggu. Dan pada saat penggerebekan, tersangka DS hendak menyerahkan tas kulit slempang warna hitam berisi 19.000 butir ekstasi kepada Wi, sang manajer pemasaran diskotek terbesar di Bali tersebut. Penyerahan tas hitam berisi 19.000 butir ekstasi tersebut disaksikan oleh tersangka berinisial IS dan BL.

“Ada 7 orang personel dari Mabes Polri bersama 5 anggota Polda Bali, yang sejak awal sudah menyanggongi lokasi, langsung melakukan penggerebekan. Keempat tersangka tidak berkutik, karena petugas sudah mengepung mereka dan berhasil mengamankan barang bukti berupa ekstasi,” ujarnya.

Usai mengamankan empat tersangka berikut barang bukti 19.000 butir ekstasi, petugas kemudian mengobok-obok Akasaka. Namun, petugas tidak menemukan barang bukti lainnya. Polisi pun langsung memasang police line di Akasaka.

Sudjarwoko menambahkan keempat tersangka yang diamankan dari Diskotek Akasaka sempat dikeler ke Mapolda Bali, Jalan WR Supratman Denpasar, Senin sore sekitar pukul 17.00 Wita untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kemudian, tadi malam sekitar pukul 20.00 Wita, para tersangka diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa secara intensif di Bareskrim Mabes Polri. (SB-Rio)

Comments

comments