Pasangan Calon Koalisi Bali Mandara Mengabdi untuk Perubahan

Pembina Koalisi Bali Mandara Mangku Pastika dan sebagian pasangan calon dari koalisi KBM (foto raka).

SULUH BALI, Denpasar – Pilkada serentak yang akan diadakan di 6 kabupaten dan kota di Bali 9 Desember nanti Koalisi Bali Mandara, melakukan deklarasi di Sekar Tunjung Center, Sabtu (1 Agustus 2015). Dihadiri oleh pasangan calon, ketua DPD partai pengusung, pendukung dan simpatisan. Pasangan calon diberikan motivasi, dipompa semangatnya, dibekali strategi dan juga taktik untuk kemenangan pada pilkada nanti.

Made Mangku Pastika selaku Pembina Koalisi Bali Mandara menekankan, Bali Mandara yang merupakan cita-cita bersama dari masyarakat Bali harus berkesinambungan. “Kita ingin mewujudkan Bali Mandara. Bali yang maju, aman, damai dan sejahtera. Ini harus kita jaga, dan harus kita teruskan, karena Bali Mandara itu Bali yang maju. Kalau maju harus bergerak, tidak diam. Supaya bergerak harus ada resiko dari bergerak adalah perubahan. Oleh karena itu tema kita kali ini adalah mengabdi untuk perubahan,” ujar Mangku Pastika dihadapan para calon bupati/walikota dan wakil bupati/walikota dari Koalisi Bali Mandara.

“Saya yang ditunjuk dan dipercaya untuk menjadi Pembina Koalisi Bali Mandara, saya merasa bertanggungjawab, dan sang yajamana karya sesungguhnya saya dalam hajatan politik kali ini. Saya tidak lama lagi, tinggal 3 tahun. Inilah yang kita harapkan akan melanjutkan program-program Bali Mandara itu. Saya akan sangat merasa tenang kalau program ini berjalan. Oleh karena itu besar harapan saya, harapan saya besar sekali bahwa semua ini akan menang. Dan mereka akan melanjutkan program Bali Mandara yang harus terus kita kawal. Supaya pada saatnya kita Bali ini menjadi Bali yang maju, aman, damai dan sejahtera dan Bali yang besar dan agung,” pesan Made Mangku Pastika.

Pada pertemuan sore itu, selain pasangan calon dari Koalisi Bali Mandara dari 6 kabupaten dan kota, juga hadir Ketut Sudikerta (Golkar) selaku ketua dan Nengah Mudarta (Demokrat) selaku ketua Koalisi Bali Mandara. “Saya minta Koalisi Bali Mandara ini agar menjaga solidititasnya. Untuk bisa kita ajak bersama-sama menghantarkan mereka menjadi pemimpin di wilayahnya masing-masing,” ungkap Ketut Sudikerta. “Segera membentuk tim pemenangan secara struktural, relawan-relawan, juga membentuk saksi oleh partai politik pengususng. Oleh relawan-relawan juga yang nanti akan dipakai untuk melakukan sosialisai ke konstituennya atau ke masyarakatnya masing-masing,” tambahnya.

Pasangan calon dari Koalisi Bali Mandara yang akan bertarung pada pilkada 9 Desember nanti : Ketut Suwandi dan Made Arjaya sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, Made Sudiana dan Nyoman Sutrisno sebagai calon bupati dan wakil bupati Badung, Wayan Sarjana dan Ida Bagus Astawa Merta sebagai calon bupati dan wakil bupati Tabanan, I Ketut Wirawan dan Made Suardana sebagai calon bupati dan wakil bupati Jembrana, Ida Bagus Brahmaputra dan I Ketut Ridet sebagai calon bupati dan wakil bupati Bangli, I Made Sukerana dan I Komang Kisid sebagai calon bupati dan wakil bupati Karangasem. (SB-Raka).

Comments

comments