Ny.Ayu Pastika saat membuka Pameran Wisata Bahari dan Ekowisata

SULUHBALI.CO, Denpasar – Pameran Wisata Bahari dan Ekowisata dibuka oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny.Ayu Pastika yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Jumat ( 4/10 ).

Selain memamerkan potensi wisata bahari dan ekowisata nusantara, kegiatan ini juga dirangkai dengan expo bidang investasi, industri dan perdagangan dari berbagai provinsi di Indonesia.

Ny.Ayu Pastika sangat menyambut positif kegiatan pameran tersebut sebagai bagian dari upaya pengembangan wisata bahari dan ekowisata di tanah air. Sebagaimana diketahui, Indonesia merupakan negara maritim yang 75 persen wilayahnya adalah laut dan memiliki 17 ribu pulau.

Jika terus dikembangkan dan dilestarikan Indonesia sangat berpotensi menjadi salah satu destinasi wisata bahari dan ekowisata kelas dunia. dikarenakan, laut di negeri ini menyimpan keragaman flora maupun fauna.

Dengan berkembangnya wisata bahari dan ekowisata tersebut hasil positif juga akan berdampak pada ekonomi kreatif di tiap daerah. Terlebih lagi bagi Bali yang perekonomiannya banyak bertumpu pada sektor pariwisata yang didukung industri kecil dan pertanian.

Selaku ketua Dekranasda, pihaknya bersinergi dengan program pemerintah daerah yang terus berupaya mendorong kemajuan sektor industri kecil di daerah Bali. Sinergitas ini diharapkan mampu mengoptimalkan pengembangan industri kecil dan ekonomi kreatif pada masyarakat Pulau Dewata.

Selain itu, Ayu Pastika sangat aktif membangun jaringan dengan Dekranasda daerah lain sebagai bagian promosi hasil kerajinan Bali. Dan jika ada para perajin mengikuti pameran yang digelar di dalam maupun luar negeri, Dekranasda Bali juga kerap memfasilitasinya.

Sejalan dengan upaya tersebut, Ayu Pastika mengapresiasi pameran yang diprakarsai PT.Visi Sinergi Indonesia ini.

“Kegiatan ini agar mampu memberikan informasi seluas-luasnya bagi masyarakat guna mendorong peningkatan investasi, industri, perdagangan serta pengembangan wisata bahari dan ekowisata di tanah air,” harap Ny. Ayu Pastika.

Pameran yang telah resmi dibuka tersebut akan berlangsung hingga 7 Oktober 2013 mendatang. (SB-hum/lik)

Comments

comments

Comments are closed.