Tersangka dan buku yang berisi narkoba (foto Ijo).

SULUHBALI.CO Mangupura – Bea dan Cukai Ngurah Rai berhasil menggagalkan penyeludupan narkotika melalui 3 paket kiriman yang dikirim melalui Pos dari Malaysia. Terungkapnya penyelundupan tersebut bermula dari kecurigaan petugas pada saat memeriksa barang kiriman menggunakan sinar X-Ray.

Dari hasil pencitraan sinar X-Ray terdapat indikasi benda mecurigakan di dalam barang kiriman pos dengan nomer karal EE 923485770 MY. Yang diketahui barang tersebut ditujukan kepada “K.S” dan paket tersebut berisikan 2 buah buku cerita anak, 4 pcs pakaian serta 12 bungkus makanan.

Setelah diselidiki secara mendalam petugas menemukan 2 bungkusan aluminium foil yang berisikan kristal bening yang disembunyikan pada hardcover depan dan belakang di salah satu buku cerita bergambar tersebut yang sebagai narkotika jenis Methamphetamine dengan berat 206 gram.

“Ini beruntun terdapat pengiriman paket dari Malasya yang kejadiannya sejak Sabtu dan Minggu kemaren dengan modus menggunakan paket kiriman kemudian, di dalem kardus terdapat album yang kemudian diselipkan methamphetamine.” ungkap kepala Bea Cukai Budi Harjanto, Selasa (01/07/2014).

Selain itu pada pada senin kemarin, petugas kembali menemukan 2 buah paket pengiriman melalui pos dengan hasil pencitraan X-Ray mencurigan seperti yang terjadi pada paket yang pertama. Hasil temuan yang terdapat dalam 3 paket tersebut kemudian ditest dengan narcotics test, kristal bening dalam bungkusan tersebut setelah ditest memang benar bahwa temuan tersebut merupakan narkotika jenis methamphetamine.

Bedasarkan hasil tersemuan tersebut petugas bea dan cukai langsung melakukan pelaporan ke kantor Polda Bali untuk penyelidikan lebih lanjut. Setelah ditunggu beberapa hari seseorang ditugaskan untuk mengambil barang tersebut dengan nomer karal CP 134758092 MY yang ditujukan atas nama inisial “S” diambil oleh pria berinisial “E.E.P” yang selajutnya diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Methamphetamine atau yang lebih dikenal dengan sabu-sabu ini merupakan jenis narkotika yang sangat berbahaya karena merusak organ tubuh terutama otak dan bersifat adiktif atau kencanduan. Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 113 ayat 2 Undang-undang nomer 35 tahun 2009 tentang narkotika dan diancam hukuman mati atau minimal 5 tahun penjara. (Sb-IJO)

Comments

comments

Comments are closed.