Padma Tiga Besakih Pemujaan Tri Purusa

34
Padma Tiga Besakih

SULUH BALI, Amlapura – Pura penataran agung Besakih merupakan pusat dari seluruh pura yang ada di pura Besakih. Penataran agung merupakan tempat pesamuhan (pertemuan) Ida Bhatara di Besakih sehingga dalam upacara Turun Kabeh di pusatkan di penataran agung Besakih.

Pada areal pura Penataran Agung besakih memiliki 7 mandala yang masing-masing sesuai Ida Bhatara yang dipuja dengan bagiannya memiliki makan dan fungsi. Dari areal satu dengan areal tujuh secara filosofi merupakan simbol pendakian spiritual, sementara dari tujuh ke satu merupakan simbol penciptaan alam semesta.

Pada areal suci penataran agung terdapat pelinggih pokok yakni Padma Tiga yang berbentuk tiga padmasana kembar dengan dasar satu pelataran altar. Ketiga padmasana ini masing-masing berbhusana hitam, putih dan merah.

Pelinggih Padma Tiga sebagai pemujaan tiga kekuatan Ida Sang Hyang Widhi dalam kemahakuasaan tri purusa. Tri Purusa kekuatan Ida Sang Hyang Widhi dalam bentuk Siwa, Sada Siwa dan Parama Siwa. Parama Siwa pada pelinggih padmasana bagian kanan berbhusana hitam, Sada Siwa pada pelinggih padmasana di tengah berbhusana putih dan Siwa pada pelinggih padmasana kiri berbhusana merah.

Parama Siwa dalam lontar Wrehaspati Tattwa sloka 7 menjelaskan sifat Ida Sang Hyang Widhi sebagai Iswara tidak dapat di ukur, tidak berciri, tidak dapat dibandingkan, tidak tercemar, tidak tampak, ada dimana-mana, abadi, tetap, tidak berkurang.

Sadasiwa dalam lontar  Wrehaspati Tattwa sloka 11 dijelaskan sebagai sifat Ida Sang Hyang Widhi yang aktif, berguna, bersinar, terdiri dari unsur kesadaran, mempunyai kedudukan dan sifta-sifat. Ia memenuhi segalanya. Ia di puja karena tanpa bentuk.

Siwa sebagai kemahakusaan Ida Sang Hyang Widhi yang telah dipengaruhi oleh unsure-unsur kebendaan sehingga pada kondisi ini juga disebut dengan maya tattwa. Pada kondisi ini siwatattwa berada pada pengaruh maya sehingga menyebabkan munculnya sifat awidya. Sifat inilah yang kemudian memunculkan atma dan jiwatman yang menghidupi semua mahluk. (SB-Skb)

Comments

comments