Pada Perayaan Nyepi Terjadi Pengurangan Emisi Gas Karbon

241
Mangku Pastika bicara dalam forum BCEF (foto Ijo).

SULUH BALI, Mangupura – Dalam pertemuan Bali Clean Energy Forum (BCEF), yang diselenggarakan di Bali Nusa Dua Convention Center, Kamis (11/02/2016). Gubernur Bali, Made Mangku Pastika mengajak seluruh peserta yang dihadiri lebih dari 1.200 partisipan perwakilan dari negara-negara di dunia untuk hadir kembali ke Bali untuk mengikuti tradisi nyepi pada Maret mendatang.

Dalam sambutannya Pastika mengatakan, Bali telah mampu melakukan pengurangan emisi gas karbon dan menjaga lingkungan secara adat melalui melalui perayaan Nyepi atau Tahun Baru Caka.

“Pada Hari Raya Nyepi, masyarakat Bali tidak keluar rumah, artinya kendaraan tidak ada yang keluar ke jalan juga (amati lelungaan) dan tidak menyalakan lampu (amati geni) selama 24 jam. Juga tidak ada siaran apapun, baik radio maupun siaran Televisi. Semua masyarakat Bali berada di dalam rumah untuk melakukan meditasi menyambut tahun Baru caka yang dilakukan setiap setahun sekali,” ungkapnya, Kamis (11/02/2016).

Menurut Pastika, Nyepi merupakan kontribusi dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian Pulau Bali dimana seluruh masyarakat di Bali merayakan Nyepi.

“Tidak ada lampu, tidak ada polusi semua orang diam di rumah, bahkan bandara dan pelabuhan tutup. Dunia pun sudah mengakui, Nyepi adalah salah satu kontribusi Bali untuk dunia dalam rangka penghematan energi,” tambahnya.

Berbagai program Pemerintah Provinsi Bali demi mencapai Bali sebagai green province juga telah dimaksimalkan, seperti program Simantri (Sistem Pertanian Terintegerasi) yang menghasilkan pupuk organik dan biogas sebagai pengganti bahan kimia, Bali Clean and Green, dll.

“Setiap pembangunan dan program di Bali kita tekankan kepada pro job, pro poor, pro culture dan pro environment. Ke depan Bali semoga juga bisa dikenal sebagai Island of Clean Energy selain sebagai Island of God, Island of Paradise dan Island of Love,” ujarnya.

Di hadapan tamu undangan, Pastika mengajak seluruh peserta delegasi yang hadir untuk kembali lagi ke Bali pada Nyepi 9 Maret nanti untuk menyaksikan langsung ritual yang dilakukan. (SB-ijo)

Comments

comments