Originalitas Karya Diatas Kertas

70
Antusias pengunjung pameran di Griya Santrian Gallery. |foto-raka|

SULUHBALI.CO, Denpasar – Griya Santrian Gallery Sanur kembali menggelar pameran karya seni rupa, dengan menghadirkan 3 perupa Bali yakni Made Kaek, Made Sumadita dan Wayan Linggih. Pameran bertajuk “paper note” karena memang media yang digunakan dalam  berkarya adalah media kertas. “Kita ingin merubah pandangan yang masih menganggap drawing atau karya diatas kertas itu sebagai karya seni kelas dua, padahal tidak demikian sebenarnya,” ungkap Ida Bagus Sidharta Putra pemilik Griya Santrian Gallery Sanur tentang gagasannya menghadirkan pameran karya perupa Bali yang menggunakan media kertas.

Karya seni rupa diatas kertas yang acap kali disebut dengan drawing atau sketsa, bagi sebagian pandangan masih dianggap karya seni rupa kelas dua. Padahal pandangan tersebut bisa dikatakan keliru, karena nilai yang menjadi taruhannya bukan medianya. “Padahal karya-karya diatas kertas itu memiliki originalitas yang tinggi, lebih jujur karena bagi seniman saat berkarya dengan menggunakan media kertas itu, tentu merupakan sebagai catatan langsung bagi perupa,” papar Made Kaek tentang karya seni rupa diatas kertas ditemui disela-sela pameran 3 perupa Bali di Griya Santrian Gallery Sanur, Jumat malam, 25/4/2014. “Sederhananya, kalau kita jalan-jalan, menemukan obyek yang menarik atau mendapat ide visual yang menarik untuk dituangkan menjadi karya, kan sangat susah kalau langsung dituangkan diatas kanvas. Nah media kertas itulah yang menjadi alternatifnya,” tambahnya. Jadi menurut pandangan Made Kaek, sangatlah naif memandang karya seni rupa yang menggunakan media kertas itu sebagai karya seni kelas dua.

Jadi seni rupa diatas kertas tidak semata sebagai sketsa, atau karya belum jadi. Akan tetapi merupakan seni rupa yang utuh. Shelena wanita asal Kalifornia juga berpandangan, antara karya seni rupa diatas kanvas dengan karya seni rupa yang menggunakan medium kertas nilainya sama. “Menurut saya keduanya sama saja,” ungkap mahasiswi aksdemi seni ini ketika diminta pandangannya.

Pada karya-karya yang dipamerkan di Griya Santrian Gallery Sanur, karena menggunakan media kertas, dalam proses berkarya para seniman menggunakan medium dan bahan seperti cat air (watercolour), tinta, pen, dan pensil. Sedangkan obyek yang dituangkan diatas kertas kebanyakan mengangkat tema alam dan obyek manusia. Nampak sekali keunikan dan otentisitas karya seni rupa dengan media kertas ini. Tidak salah memang pameran ini menggunakan tema “paper note”, karena karya-karya yang tertuang diatas kertas adalah sebagai sebuah catatan visual para perupa. (SB-Raka)

Comments

comments