“Origami” Inginkan Peserta Dari Seluruh Indonesia

Beberapa karya seni yang dipamerkan oleh peserta. |foto-ijo|

 

SULUHBALI.CO Denpasar – Organisasi Gabungan Mahasiswa Seni atau yang lebih dikenal dengan origami kembali menggelar pameran karya yang dilaksanakan sejak 25 – 30 september 2014 di Lingkar Art  yang di ikuti 130 peserta dengan 130 karya.

Origami sendiri dulunya merupakan Gabungan Organinasi Mahasiswa Seni Isi, namun kini telah berubah menjadi  Organisasi Gabungan Mahasiswa Isi. Karena origami sendiri berharap kedepannya para peserta tidak hanya berasal dari kalangan isi melainkan dari semua kampus seni bahkan peserta yang ikut berasal dari seluruh Indonesia.

Karya dipamerkan pun tidak memiliki batasan setiap peserta bebas memamerkan berbagai karya mulai dari lukisan, drawing. Digital print, photography, mural, fasion, music, tarian bahkan sampai karya sastra.  “Kita tidak pernah memberikan batasan kepada setiap peserta yang ingin ikut serta. Kami hanya memberikan peserta untuk dapat memamerkan 1 karya terbaik miliknya untuk ikut dalam pameran origami yang ke 5 ini,” ungkap, Sumarjaya, selaku sketaris origami 2014.

Origami yang  telah memasuki usia ke-5 kali ini mengangkat tema Lokalisasi seni, “Kita ingin merubah image masyarakat  tentang sebuah Lokalisasi. Karena, ketika kita menyebut lokalisasi pasti banyak orang akan berfikir tentang para tempat negatif. Jadi kita menambahkan kata lokalisasi dengan kata seni, lokalisasi yang kita maksud disini adalah penempatan karya seni,” paparnya.

Kedepannya Sumarjaya berharap kedepannya pelaksanaan Origami dapat terus terlaksana dengan jumlah peserta yang lebih banyak dan berasal dari seluruh Indonesia. Selain itu, origami akan memberikan award kepada setiap peserta sehingga dapat memacu kreatifitas pesertanya.

“Kita untuk tahun depan berencana akan melaksanakan origami award untuk setiap karya yang masuk tanpa melalui kurasi melainkan, penilaiannya kita akan lakukan bedasarkan jumlah voting karya yang masuk. Kita hanya ingin mengambil respon pengunjung kalau kita menggunakan pengamat seni akan lebih dalam arahnya,” tutupnya. (SB-IJO)

Comments

comments

Comments are closed.