Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo (tengah) beserta jajaran saat menunjukan hasil barang bukti tangkapan. (foto-dims)

SULUH BALI, Denpasar – Jajaran Polresta Denpasar berhasil mengamankan 62 tersangka dari 129 kasus selama pelaksaan Operasi Pekat Agung, sejak 27 April sampai 16 Mei 2018.

Kapolresta Denpasar, Kombespol Hadi Purnomo menyebutkan, angka tersebut meningkat 10 kasus jika dibandingkan pada 2017 lalu.

Dimana, peningkatan angka tersebut didominasi dengan kasus narkotika dengan jumlah 25 kasus dan barang bukti yakni Sabu – Sabu 19,39 gram, Ganja 344 Gram, Kokain 3 Klip, Exstasy 45 Butir  (13,01 gram), Pil Koplo 10 butir dan Bong 3 Buah.

“Tahun ini selama Operasi Pekat Agung 2018 kita berhasil amankan 62 tersangka dari 129 kasus. Angka ini meningkat 10 kasus dibandingkan 2017 lalu. Tahun ini kasusnya di dominasi oleh kasus narkotika dan miras. Karena terus terang saja, pemakaiannya yang meningkat,” bebernya, Rabu (16/05/2018).

Selain narkotika, tercatat Pencurian dan Pemberatan (Curat) 10 kasus, Pencurian Biasa (Cusa) 8 kasus, Pencurian dan Kekerasan (Curas) 1 kasus, Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) 2 kasus, Senjata Tajam (Sajam) 3 kasus, Premanisme 9 kasus, Gepeng 6 kasus, Minuman Keras (Miras) 42 kasus, Pungutan Liar (Pungli) 4 kasus, prostitusi SPA 13 kasus, dengan total 129 kasus.

Sementara, barang bukti yang diamankan untuk tindak pidana pencurian Cusa, Curat, Curas, dan Curanmor uang tunai mencapai Rp.22.634.400, empat ekor ayam, tiga buah helm, enam unit sepeda motor, 16 handphone dan tab dan lainnya.

Disisi lain, polresta juga menyita miras jenis arak sebanyak  835.400 liter, minuman berakohol (mikol) dan 111 botol import segala merek. Untuk barang bukti prostitusi 13 kondom, 2 kondom bekas, pakai 3 sprai, 2 handuk dan 1 buah tissue.

Sedangkan untuk barang bukti kasus premanisme, pungli, sajam dan debt collector disita 2 buah belati, 1 buah pisau lipat, 1 buah pisau sangkur, 1 pucuk Sofgun, 1 buah botol dan uang sejumlah Rp 1.298.000 dan 3 bendel karcis (pungli) ditambah barang bukti perjudian, 6 handphone, 1 lembar kertas patio, kartu domino 7 set, dan 1 ATM Mandiri, 8 lembar rekapan dab uang tunai Rp 1.254.000.

“operasi seperti ini akan terus kita giatkan termasuk dengan operasi cipta kondisi ini selama bulan puasa hingga lebaran nanti juga memperketat penjagaan serta menambah personil untuk menjaga keamanan di objek-objek vital,” tegasnya. (SB-dims)

Comments

comments