OJK Bali Bantah Ada “Hubungan Khusus” Dengan MES Wilayah Bali

1046
Kepala Kantor IJK Provinsi Bali, Zulmi.

SULUH BALI, Denpasar –  Pelantikan pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Bali (16/11/2015) lalu di Gedung Kantor Perwakilan BI Wilayah Bali ditenggarai beberapa pihak bermuatan politis untuk memuluskan wisata syariah di Bali. Namun hal ini dibantah langsung oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Zulmi pada Rapat Dengar Pendapat Komite III DPD RI, di Gedung Kantor Perwakilan BI Wilayah Bali, Kamis (26/11/2015).

“OJK tidak memiliki korelasi terhadap seluruh aktivitas kegiatan yang dilakukan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) baik lingkup pusat maupun daerah,” terangnya.

Zulmi mengatakan Kepala OJK RI, Muliaman D Hadad yang telah melantik Dr. Dadang Hermawan sebagai Ketua MES Wilayah Bali serta pengurus MES Bali dalam kapasitasnya sebagai ketua MES Pusat bukan atas nama Kepala OJK.

“Pelantikan pengurus MES wilayah Bali yang sudah dilakukan pada tanggal 16 Nopember yang lalu bertempat di Gedung BI Bali yang dilakukan bapak Muliaman D Hadad dalam kapasitasnya selaku ketua umum MES Pusat bukan kepala OJK,”. Serta juga tidak atas nama kedudukan lainnya yang dipegang oleh Muliawan D Hadad, “beliau juga merupakan Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi (ISE) Pusat, tidak dapat dikatakan pula bahwa pengurus MES Wilayah Bali dilantik oleh Ketua ISE,” imbuhnya.

Oleh karena itu ia membantah pernyataan yang berkembang di masyarakat Bali bahwa menyatakan pengurus MES Wilayah Bali dilantik oleh Kepala OJK RI.

“Pernyataan pengurus MES Wilayah Bali dilantik oleh ketua OJK tidak benar,” ujar Zulmi. (SB-Skb)

Comments

comments