Nyoman Erawan Kembali Gelar Pameran Visual

1

Nyoman Erawan. |foto-gd|

 

SULUH BALI, Denpasar – Pameran tunggal apresiasi seni rupa oleh maestro perupa Bali Nyoman Erawan dilaksanakan di Griya Santrian Galllery yang akan berlangsung 27 Februari-17April 2015. Pameran ini bertajuk E®MOTIVE ; Reconstructing Visual Though yang dibuka langsung oleh budayawan asal Prancis Jean Cauteau Jumat (27/2).

Nyoman Erawan merupakan maestro seni rupa generasi 1980an lahir pada 27 Mei 1958 berasal dari daerah seni Banjar Dlod tangluk, Sukawati, Gianyar Bali. Maestro yang murah senyum ini merupakan alumni Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia (STSRI) Yogyakarta.

Ada yang menarik dari pameran apresasi seni rupa yang ditampilkannya ini, dimana karya ini mengangkat tentang sebuah proses kehidupan dirinya, “bentuk-bentuk proses menggagas kejadian hidup dari awal sampai ahir sesuai dengan memori kultural pribadi kemudian akan kembali kepada dia menjadi energi pada dunia kekinian” ungkapnya.

Nyoman Erawan juga mengungkap sisi religius dari pameran dan pertunjukannya ini sebagai sebuah proses kehidupan di dunia “proses tafsir terhadap hasil karya ini terjadi di dunia kehidupan ini, sebagai sebuah proses Utpeti, Stiti, dan prelina” imbuhnya.

Apresiasi terhadap karya maestro Nyoman Erawan turut pula disampaikan oleh Budayawan sekaligus Guru Besar ISI Denpasar Prof Dr. I Wayan Dibya “Hasil karya ini tidak bisa dikatakan sederhana, ini adalah sebuah karya pengendapan dimana dia adalah seniman yang berasal dari sukawati yang telah mengenal wayang yang sudah ada ditempatnya, ini kekuatan membedakan dengan orang lain” ungkapnya.

Pada pameran karya seni rupa ini ditampilkan puluhan karya seni rupa Nyoman Erawan yang berbentuk karya seni rupa kontemporer. Pameran ini juga disertai dengan peluncuran Buku yang digarap oleh Gurat Institute sebuah lembaga riset independen yang digerakkan oleh penulis dan peneliti muda Bali yang berjudul “E®Motive Reconstructing Visual Though”. (SB-Su)

Comments

comments