Nengah Yudiarni | “Ulian Nari Joged, Tiyang Bisa Tamat Kuliah”

233
Penari Joged Ni Nengah Yudiarni. |foto-rk|

SULUH BALI, Denpasar – Berkat tari joged, Ni Nengah Yudiarni ngaku bisa menopang dirinya untuk meneruskan ke bangku kuliah dan akhirnya tamat. “Ulian nari joged tiyang bisa tamat kuliah,” ungkapnya terus terang. Ia tuturkan ketika dirnya tamat SMA, orang tuanya tidak mengijinkannya untuk meneruskan kuliah karena terbentur biaya.

“Saya dari keluarga kurang mampu, orang tua saya hanya sebagai buruh. Tapi saya punya tekad ingin meneruskan kuliah. Dulu ingin kuliah di ISI tapi biaya mahal, akhirnya saya diam-diam ambil kuliah di Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN), karena lebih murah. Ketika itu, orang tua juga tidak tahu saya mendaftar kuliah,” ceritanya lirih ketika istirahat usai nari di PKB, Jumat (1/7/2016) sore, bersama Sekaa Joged Bumbung Sari Mekar, Desa Payuk Kecamatan Tembuku, sebagai Duta Kabupaten Bangli.

Ia ceritakan, karena dirinya ‘nekad’ untuk kuliah, terpaksa biaya untuk mulai kuliah ia dapat dengan cara meminjam. “Astungkara, Tuhan ngasi tiyang rejeki. Dari kegiatan nari joged tiyang bisa mengembalikan uang yang tiyang pinjam. Sambil kuliah tiyang lakoni kegiatan nari joged, astungkara sudah tamat dan wisuda,” ungkapnya.

Kelahiran 8 Agustus 1993 ini, sekarang sedang mempersiapkan diri untuk mengabdikan ilmu yang dapat di bangku kuliah dengan mengajar di sebuah SMK di Bangli. “Baru persiapan. Agar ilmu yang saya dapat, bisa berguna,” ujar bungsu dari 2 saudara ini. Pengalamannya nari joged terbilang panjang. Ia ceritakan pengalamannya nari joged hingga ke Sumatera, Bandung dan Jakarta. (SB-Rk)

Comments

comments