Mulai dari Tas Sampai Bokor Bisa Dibuat Dari Daur Ulang Sampah

647

SULUH BALI, Denpasar – Jika sampah biasanya masuk tong sampaj sehabis dipakai, namun berbeda bagi Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Provinsi Bali yang mana mengubah sampah menjadi produk-produk kerajinan.

Adapun olahan kerajinan yang dibuat dengan bahan dasar sampak daur ulang diantaranya tas, tempat lampu,sokasi, bahkan sampai dengan bokor dibuat dari daur ulang sampah.

Kerajinan yang berbentuk tas terbuat dari olahan sampah minuman gelas plastik serta ada juga yang dibuat dari plastik-plastik bekas minuman shaset. Sementara khusus untuk pembuatan bokor bahan yang digunakan adalah kertas koran bekas.

Sementara menurut Wardana, pengelola yang juga pembuat kerajinan daur ulang ini mengaku meskipun bisa dibilang murah dalam hal bahan produksi namun dalam membuatnya dibutuhkan waktu yang cukup lama.

“Kalau bahan cukup murah, namun untuk membuat semua ini yang lumayan ribet,” Jelasnya di Pameran Musrenbang Provinsi Bali, Selasa (12/4/2016).

Produk binanaan BPLH Provinsi Bali bermanfaat untuk mengedukasi masyarakat dalam hal pengelolaan sampah dengan memanfaatkannya sebagai produk-produk barang kerajinan. (SB-Skb)

Comments

comments