Mobil Travel vs Truk Tronton di Jembrana | 8 Penumpang Tewas

1364
Basarnas Bali berusaha mengeluarkan penumpang yang terjepit dari mobil travel (foto Basarnas Bali).

SULUH BALI, JEMBRANA –  Nasib sial dialami oleh beberapa pemudik yang mengalami kecelakaan maut. Korban kecelakaan  mobil travel ELF VS truk tronton di KM 121-122 atau 300 meter barat dari Pura Tirta Segara Rupek, Melaya, Gilimanuk, pada Minggu (18/6) dini hari dipulangkan ke kampung asalnya Desa Panti, Jember, Jatim.

Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo mengungkapkan, korban laka lantas tersebut kesemuanya merupakan buruh proyek yang bekerja di Petitenget, Canggu, Kuta Utara, kabupaten Badung.

“Dari identitas korban semuanya berasal dari satu desa yaitu Desa Panti, di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mereka seluruhnya pekerja buruh yang satu rombongan di Denpasar dan melaksanakan mudik lebih awal bersamaan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (18/6).

Seluruhnya, katanya merupakan buruh proyek yang bekerja di kawasan Petitenget, Canggu, Kuta Utara, Badung.

“Keseluruhannya merupakan rombongan yang mudik dan berangkat dari Denpasar pukul 21.00 wita kemarin (red, Sabtu 18 Juni 2017),” ujarnya.

Terkait musibah tersebut pihaknya telah menggambarkan kepada pihak keluarga korban, dan pihak keluarga telah tiba untuk melihat kondisi korban.

Seluruh korban lanjut Kapolres, dipastikan akan mendapat santunan Jasa Raharja dengan besar santunan untuk korban meninggal masing-masing Rp50 juta. Sedang untuk korban luka-luka masing-masing mendapat santunan Rp20 juta.

“Kami juga akan mengawal kepulangan jenasah sampai tempat tujuan,” ujarnya.

Sementara itu, keluarga korban buruh proyek yang tewas satu desa asal Panti Jember, Jawa Timur tampak mendatangi RSU Negara Kabupaten Jembrana, pada Minggu (18/6) mereka mengiringi jenazah korban dengan tangisan yang tak terbendung.

Seperti diberitakan, sebuah mobil travel Isuzu ELF bernopol S 8485 N ditabrak truk tronton bernopol DK 9455 WL pada Minggu (18/6) dinihari tadi.

Akibat peristiwa maut itu, 8 korban tewas termasuk sopir travel, dan 6 korban luka-luka, seluruhnya sedang dalam persiapan dipulangkan ke desa asalnya di Jember.

Korban meninggal dilokasi kejadian adalah Ahmad Aris (pengemudi travel), Suwari (40), Tohari (39), Ahmad Zaenuri, Jumari, Faris Haryadi, dan Aris. Sedangkan satu korban meninggal dalam perjalanan kerumah sakit yaitu Abdul Razak (29).

Untuk korban luka berat yaitu Joko Liswanto (24), Moh Ridwan (22), dan Abu Amin (48), dua orang yang menderita luka ringan yaitu Taufik Hidayat, Rizki (22), sementara sopir tronton bernama I Putu Sarga dalam kondisi sehat. (SB-Rio)

Comments

comments