Mobil Plat Luar Bali “Diburu”

536

Mobil plat luar yang sedang diperiksa petugas (foto Ijo).

SULUH BALI, Mangupura – Dit Lantas Polda Bali bekerjasama dengan Dispenda dan Dinas Perhubungan Provinsi Bali “memburu” sejumlah kendaraan yang masih menggunakan Plat Luar Bali. Dari sidak tersebut didapati sebanyak 132 kendaraan yang terdiri dari 36 kendaraan yang ditindak dan tidak memiliki izin dan 96 kendaraan yang berasal dari luar daerah.

“Operasi hari ini membentukan kesadaran masyarakat agar tertib hukum, kalau masyarakat sudah tertib hukum pastinya akan ada uang yang masuk, itu tugas dispenda yang mengaturnya. Uang itu juga nantinya untuk pembangunan Bali ke depan,” kata Kadis Perhubungan, Ketut Ardika, Kamis (11/12/2014).

Ardika menjelaskan pendapatan Provinsi Bali didapat dari 5 jenis pajak yakni pajak kendaraan bermotor, biaya balik nama kendaraan, pajak bahan bakar kendaraan, pajak air permukaan dan pajak rokok hal tersebut telah diatur dalam undang-undang no 28 tahun 2009.

korta
Supir mobil berplat luar Bali di hadapan petugas. (foto Ijo)

Ardika berharap dari 5 triliun APBD Provinsi Bali Tahun 2015, sebesar 3 triliun tersebut diperoleh dari pajak kendaraan bermotor.

“Kami berharap dari 5,29 triliun APBD Bali tahun 2015, minimal 3 triliun dari pajak kendaraan bermotor dan jumlah tersebut bertambah setiap tahunnya. Karena sesuai canangan Gubernur tahun 2018 dana APBD kita mencapai 10 triliun. Jadi dengan cara ini diharapkan masyarakat tertib membayar pajak,” ujarnya.

Lanjut Ardika mengatakan untuk itu kendaraan yang beroperasional di Bali dengan menggunakan plat luar daerah lebih dari 3 bulan harus melapor ke dispenda.
“Kalau ada kendaraan plat luar yang beroperasional di Bali harus melapor kepada kepolisian dan Dispenda. Kedepannya kita akan melakukan upaya pemeriksaan kepada kendaraan yang masuk mulai pintu barat dan timur Bali,” lanjutnya. (Sb-Ijo)

Comments

comments

Comments are closed.