Menurut Ketua Fraksi PDIP Bali, Menteri Susi “Merecoki” Reklamasi Teluk Benoa

9369
Kadek Diana (nomor 2 dari kanan) di antara anggota DPRD Bali dan DPD saat di Wiswa Sabha (foto rka).
Back

1. Harus Menteri Susi Mencabut Ijin

SULUH BALI, Denpasar – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali yang juga Ketua Pansus Zonasi DPRD Bali, I Kadek Diana menyebut Menteri Perikanan dan Kelautann, Susi Pujiastuti ikut merecoki permasalahan reklamasi Teluk Benoa Bali.

Diana mengatakan Kementrian Kelautan juga memiliki andil dalam proses ijin revitalisasi Teluk Benoa dimana lokasi proyek ini berada di laut. Ijin revitalisasi Telok Benoa dari Kementrian Kelautan sebelumnya telah keluar dan hingga saat ini masih berlaku dan belum dicabut.

“Karena lokasi revitalisasi berada di laut maka harus ada ijin dari Kementrian Kelautan, sudah didapat dari Menteri Kelautan yang terdahulu, namun sampai saat ini belum dicabut,” ujarnya di Rapat apat Tim Teknis Komisi Penilai Amdal Revitalisasi Teluk Benoa di Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Jumat (29/1/2016).

Menurutnya Menteri Susi harusnya mencabut ijin yang telah dikeluarkan oleh Menteri Kelautan sebelumnya tentang Revitalisasi Teluk Benoa, bukan malah merecoki permasalahan revitalisasi Teluk Benoa dengan mengeluarkan statement di media menolak reklamasi.

“Ibu menteri menyatakan ketidaksetujuannya dengan reklamasi ini disampaikan ke media, kesannya jadi merecoki.” Karena itu Diana merasa aneh, kok ijin itu tidak dicabut menteri Susi, “ Kalau tidak ingin ya dicabut, dia punya kewenangan,” ujar politisi asal Gianyar ini.

Back