Menulis Dulu, Membaca Kemudian

43

Iwan Darmawan saat memberikan materi jurnalistik (foto-raka)

SULUHBALI.CO, Denpasar – Bila ada ide, ya tulis saja. Apa yang mau ditulis, ya tulis saja dulu. Apa saja, sejak kita baru bangun sebenarnya kita sudah ada bahan dan bisa menulis. Kalau tidak, sebuah ide akan lewat karena dibebani oleh pikiran-pikiran yang lain. Ide yang ditulis kemudian dilengkapi dengan membaca untuk menyempurnakan dan melengkapi tulisan tersebut. Hal tersebut diungkapkan Iwan Darmawan saat diadakan workshop menulis jurnalistik.

Lebih lanjut diungkapkan, kalau untuk menulis berita, data-data dan bahan berita yang terlebih dahulu dicari dan dilengkapi baru menulis. Kemudian syarat dasar dalam berita, seperti yang dikenal dengan 5 W + 1 H, cara dan etika dalam menulis maupun dalam mencari berita, struktur/tubuh berita, diantaranya berisi judul, kemudian lead/kepala, tubuh dan kaki.

Foto bersama karyawan suluhbali.co dengan para peserta workshop (foto-raka)
Foto bersama karyawan suluhbali.co dengan para peserta workshop (foto-raka)

Sebanyak 40 orang mengikuti workshop menulis jurnalistik, yang diselenggarakan sehari di kantor suluhbali.co, jalan Sekar Tunjung XIII/8 Denpasar, Kamis, (19/12/2013). Mereka ada yang masih pelajar SMA, mahasiswa, karyawan/pegawai, guru, komunitas, juga mereka yang selama ini sudah aktif dalam kegiatan menulis di media komunitas maupun media sosial.

Workshop yang dilaksanakan sehari, dibagi menjadi 2 tema yakni menulis artikel dan menulis berita. Iwan Darmawan (pemred suluhbali.co) selaku pembicara, memberikan tip-tip yang sederhana untuk memudahkan dalam menulis. “Kita sekarang sudah biasa banyak membaca. Berbagai bahan bacaan kita baca. Tapi kebiasaan menulis masih sangat minim sekali. Banyak kendala yang membuat kita jadi susah untuk menulis, seperti kita terlalu takut tulisan kita jelek, takut salah, karena membandingkan tulisan kita dengan penulis lain, tidak fokus, atau kita ujug-ujug mau menjadi penulis hebat dalam sekejap,” katanya. (SB-Raka).

Comments

comments

Comments are closed.