Menteri Pariwisata Sebut Desa Sanur Percontohan Pariwisata Berbasis Komunitas

21
Menteri Pariwisata, Arief Yahya (nomer dua dari kanan) menghunus keris bersama Direktur Konsumer PT BRI (Persero) Randi Anto, Wakil Wali Kota Denpasar Jaya Negara, dan Ketua Umum BritAma SVF Ida Bagus Gede Sidharta Putra saat pembukaan Britama Sanur Village Festival 2017 (Foto-Ist)

SULUH BALI, Denpasar – Britama Sanur Village Festival 2017 secara resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata, Arief Yahya yang ditandai dengan menghunus keris bersama Direktur Konsumer PT BRI (Persero) Randi Anto, Wakil Wali Kota Denpasar Jaya Negara, dan Ketua Umum BritAma SVF Ida Bagus Gede Sidharta Putra, Rabu (09/08/2017).

Dalam sambutannya, Arif Yahya mengatakan pihaknya memberikan apresiasi terhadap pertumbuhan pariwisata Bali yang mencapai 23 persen dan menyebut Sanur sebagai model terbaik paririwata berbasis komunitas.

“Sanur ini adalah model terbaik dari Pariwisata berbasis komunitas. Sudah banyak orang yang saya kirim ke Sanur, terakhir rekan-rekan dari Danau Toba untuk belajar bagaimana membangun pariwisata berbasis komunitas,” ungkapnya.

Disisi lain, pihaknya juga memberikan apresiasi atas prestasi Bali yang oleh Trip Advisor dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik di dunia, mengalahkan  London yang berada di urutan kedua. Lebih membanggakan pertumbuhan pariwisata di Bali mencapai 23 persen dan merupakan tertinggi di Indonesia.

“pertumbuhan pariwisata Bali mencapai 23 persen yang merupakan pencapaian tertinggi dari seluruh Indonesia. Bahkan di kawasan ASEAN hanya dikalahkan Vietnam yang mencapai 24 persen.

Tahun ini Bali ditarget menghadirkan kunjungan 6 juta wisman,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum BritAma SVF Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan Britama Sanur Village Festival menginjak usianya ke 12 bukan hanya mempromosikan pariwisata Sanur, tetapi juga mendorong ekonomi kreatif untuk tumbuh bersama.

“Sebanyak 140 tenan ikut meramaikan festival. Selama 12 kali festival kami tidak hanya mempromosikan kepariwisataan Sanur tetapi juga mendorong ekonomi kreatif untuk tumbuh bersama,” katanya.

Terdapat puluhan kegiatan yang digelar selama 5 hari penyelenggaraan festival yang akan berakhir pada Minggu (13/8). Jadwal hiburan Kamis malam ‎di antaranya penampilan Sanggar Musik Indra Lesmana, Ayu Aras Duo, Garaan Budaya Sanur Kaja, Gede Bagus, Fashion Show PKK Desa Sanur, Scaller, serta John & Jail Story. (SB-Dims)

Comments

comments