Menteri Ajak Pemuda Aceh Menjadi Milyarder Melalui Bertani

47
Menteri pertanian bersama peserta Gempita di Aceh (foto ist).

SULUH BALI, Banda Aceh – Sebagai bangsa agraris,  Indonesia punya anugrah berlimpah dengan air yang berlimpah dan lahan yang subur. “Kita tidak boleh bermalas-malasan, kemiskinan adalah hal yang mustahil terjadi bagi bangsa Indonesia jika pemudanya mau bertani” pungkas Amran.

Dalam dialog dengan para pemuda Aceh, Menteri Pertanian Amran Sulaiman memberikan formula bagi pemuda agar pemuda bisa kaya dalam waktu seumur jagung. “lahan tidur kita masih banyak. Ada potensi lahan tidur sekitar 8 juta ha di Indonesia yang berpotensi untuk tanam jagung. Bayangkan jika pemuda mau menanam jagung di lahan tidur, maka dalam waktu 100 hari akan banyak pemuda yang jadi miliyarder,” lanjut amran.

Dialog tersebut ditandaklanjuti dengan pengukuhan GEMPITA Aceh. Gempita adalah sebuah program kementrian untuk mendorong pemuda mau bertani. Acara tersebut berlangsung pada tanggal 5 Mei 2017 di Aula Hermes Hotel dan dihadiri langsung oleh Koordinator Gempita Nasional Muhammad Riyada,  Aster Kodam Iskandar Muda Kolonel Mahesa, Muspidaprov, KNPI Provinsi Aceh, unsur BEM dan unsur kepemudaan beserta masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya Mentan RI memberikan apresiasi yg luar biasa untuk mengembangkan potensi pemuda di Aceh lewat Gempita dan beliau siap mendukung segala hal yg dibutuhkan untuk swasembada jagung di tahun 2017 baik Saprodi dan segala hal lain yg dibutuhkan melalui GEMPITA Aceh. Mentan RI memberikan bantuan untuk program Gempita bibit dan benih untuk 10.000 Ha, traktor roda 2 dan traktor roda 4.

Setelah dialog pemuda Aceh dengan Mentan RI langsung dilaksanakan workshop tindak lanjut program gempita oleh M. Riyada sebagai Koordinator Nasional GEMPITA. Dalam workshop tersebut Gempita Aceh yg diketuai oleh Zulfikara Kareung akan segera menyusun calon petani calon lokasi (CPCL) dan jadwal tanam tanam.

Dalam workshop tersebut menyimpulkan bahwa pemuda di Aceh lewat GEMPITA harus mampu mengembangkan ekonomi dgn memanfaatkan sektoral Pertanian dan potensi lahan di Aceh yg berpotensi luar biasa di sektor pertanian sesuai dgn tema “Pemuda Sejahtera melalui Jagungkan Lahan Tidur”. (SB-release)

Comments

comments