Menjamur, Pedagang Bendera Musiman di Jalanan

102

Salah satu pedagang bendera yang ada disisi jalan WR. Supratman, Tohpati, Denpasar Timur. |foto su|

 

SULUH BALI, Denpasar –  Jelang hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-70 th beberapa warga pun telah memanfaatkan bulan Agustus yang bersejarah ini  sebagai peruntungan dengan menjajakan bendera maupun aksesoris merah putih dibeberapa sisi ruas jalanan kota Denpasar.

Salah satu jalur yang ramai oleh pedagang bendera dan aksesoris merah putih musiman berada di jalan WR Supratman, Tohpati,  Denpasar Timur.  Hampir dibeberapa sisi jalan dapat ditemui pedagang-pedagang  ini yang uniknya hanya ada setiap tahun yaitu pada bulan agustus saja.

Salah seorang pedagang bendera dan aksesoris kemerdekaan yang ditemui suluhbali.co disekitaran jalan WR. Supratman, Gede Arya mengaku telah mencoba peruntungan dengan berjualan disisi jalan mulai sejak awal bulan Agustus yang lalu.

“Saya sudah mulai berjualan sejak tanggal 1 yang lalu sampai tanggal 17 yang akan datang,” ujarnya, Rabu (12/8/2015).

Adapun  aksesoris dan perlengkapan hari kemerdekaan  yang ia pajang ini diantaranya:  bendera, umbul-umbul, background yang berwarna merah putih. Harga yang ditawarkan pun bervariasi tergantung ukuran dan jenisnya, mulai 25 ribu sampai ratusan ribu.

Bahkan semenjak ia mulai berjualan ada saja yang berminat untuk membeli dagangannya itu, meskipun hanya beberapa yang bisa ia jual setiap harinya. “Dari tanggal 1 ada saja yang beli , antara satu dua tiga,” ungkapnya.

Bermodalkan sepeda motor dan sebuah karung plastik tempat dagangannya, ia sejak pagi telah membentangkan tali untuk mengantungkan  dagangannya itu  pada sebuah dinding di areal tanah kosong disisi jalan.

Sementara itu, menurutnya yang paling laris dan dicari oleh warga adalah bendera rumahan, yaitu bendera yang ukurannya biasanya akan  dipasang di depan rumah-rumah warga.

“Yang paling laku biasanya yang digunakan di rumah, yang ukurannya sekitar 1×60 cm,” terang Gede Arya. (SB-Su)

Comments

comments