Mengentaskan Kemiskinan, Pastika Tekankan Harus Ada Evaluasi

35

SULUHBALI.CO, Denpasar – Dalam rangka menyempurnakan seluruh program unggulan Bali Mandara, Pemerintah Provinsi Bali beserta jajarannya melaksanakan berbagai evaluasi terkait dengan upaya pengentasan kemiskinan. Gubernur Bali Made Mangku Pastika menekankan bahwa dalam mengentaskan kemiskinan harus selalu ada evaluasi.

“Saya sangat berharap banyak kepada kepala desa, maju atau tidak desa tersebut tergantung pemimpinnya, Dan saya tekankan harus selalu ada evaluasi. Apapun kegiatan kita, dilevel manapun itu, harus tujuannya adalah mensejahterakan masyarakat dengan mengentaskan kemiskinan,” ujarnya pada acara Review Sinergitas Program Bali Mandara pada Desa Gerbangsadu, dengan mengangkat tema “Melalui Hari Jadi Provinsi Bali Ke-56 Kita Mantapkan Sinergitas Program Bali Mandara Dalam Mengakselerasi Pengentasan Kemiskinan” yang bertempat di Gedung Ksirarnawa, Art Center Denpasar. Selasa (12/8/2014).

Pastika juga menyatakan apresiasi kepada seluruh jajaran PemKab/Kota yang telah turut mendorong partisipasi para Kepala Desa dan Lurah serta seluruh masyarakat dalam pembangunan daerah khususnya di Desa kelurahan masing-masing.

“Dalam hal tersebut, keterpaduan itulah yang paling penting, itulah sebabnya diadakan program Gerbangsadu atau Gerakan Pembangunan Desa Terpadu,” ungkapnya.

Ia juga meminta kepada para Kepala Desa, para Pendamping serta para Pejabat agar betul-betul memahami hal tersebut, dimana dalam hal ini adalah menterpadukan, mensinergikan semua program yang ada, baik lintas sektor maupun lintas wilayah.

“Jadi jangan diartikan bahwa Gerbangsadu itu hanya urusannya uang yang 1 milyar itu saja. Tetapi adalah menterpadukan, mensinergikan semua program yang ada, baik lintas sektor maupun lintas wilayah. Saya harapkan untuk Kepala Desa dan pendamping betul-betul memahami ini, demikian juga para kepala SKPD di Provinsi maupun di Kabupaten, bahkan kita juga harus menterpadukan program dari pemerintah pusat,” jelasnya. (SB-Lik)

Comments

comments

Comments are closed.