Menengok Sisi Dalam Monumen Bajrasandi

353

Para wisatawan saat berkunjung ke museum Bajra Sandhi (foto-raka)

SULUHBALI.CO, Denpasar – Kemegahan monumen perjuangan rakyat Bali yang terletak di lapangan Renon, Denpasar tidak diragukan lagi. Bangunan monument yang bentuk arsitekturnya menyerupai Genta (Bajra) tersebut nampak kokoh, apalagi material yang dipakai berupa batu hitam, bahan yang dulu dipakai sebagai bahan candi atau pura besar Bahkan kini bangunan-bangunan pura atau pelinggih menggunakan bahan yang sama. Visual yang artistic dari sisi luar monument tersebut menarik para wisatawan asing maupun domistik untuk datang, melihat-lihat ataupun sekedar untuk lokasi berfoto. Karena lokasi yang strategis, dekat pusat kota serta tidak jauh juga dari bypass maupun pantai Sanur.

bajrasandhi1

Tapi bagi warga lokal atau krama Bali, mungkin banyak yang belum sempat masuk ke sisi dalam monument megah tersebut. Padahal disana tersimpan dokumen sejarah perjuangan rakyat Bali tempo dulu. Ada puluhan foto, yang menyajikan rekaman suasana perjuangan, pertempuran, maupun kehidupan masyarakat Bali di masa lalu. Saat Bali masih jaman kerajaan maupun saat terjadi pertempuran melawan penjajah. Meski foto-foto hitam putih, tapi karakter, suasana, serta kesahajaan rakyat Bali terekam dengan baik. Nampak bagaimana busana keseharian rakyat Bali yang masih sangat sederhana sekali. Begitupun suasan beberapa Puri yang ada di Bali. Menjadi tertegun melihat rekaman foto-foto tersebut, seolah kita diajak menengok kembali perjalanan peradaban Bali di masa lalu. Meski beberapa meter diluar monument sudah ada dalam suasana yang berbeda, yakni suasana hiruk pikuk kemajuan Bali kini.

bajrasandhi2

bajrasandhi5
Dewa Gde Raka-Raja Gianyar (foto-raka)

Saat suluhbali kesana, nampak banyak rombongan wisatawan asing, asia dan eropa, dengan seksama menyaksikan gerak perjuangan dan peradaban Bali tempo dulu itu. Karena dalam bingkai-bingkai foto hitam putih tersebut, seperti bercerita bagaimana suasana  Perang Puputan Badung, suasana kerajaan atau Puri, juga foto keluarga Raja-Raja di Bali lainnya. Juga terekam wajah kota Denpasar kala itu. Pada foto-foto yang terpajang rapi itu, juga ada tokoh dan pemimpin-pemimpin Bali dari jaman ke jaman.

Tangga menuju puncak museum
Tangga menuju puncak museum (foto-raka)

Kemudian yang menarik dari sisi dalam monument perjuangan ini adalah, ada tangga melingkar yang menuju ruangan tertinggi dari bangunan tersebut. Terasa sekali suasana kemegahan, seolah memberi pesan sebuah kebesaran perjuangan menuju arah peradaban Bali kini. Karena di ujung tangga yang melingkar tersebut, kita akan sampai pada sebuah ruangan yang berdinding kaca tebal. Dari balik kaca-kaca tersebut, bila kita menengok keluar, akan terpampang wajah kota Denpasar. Sebuah konsep bangunan monument yang rumit, agung dan menyimpan guratan sejarah perjuangan rakyat Bali. Menarik dan patut dilihat sebagai pijakan untuk menengok ke belakang ke dalam sejarah, sebagai bekal melangkah ke depan. (SB-Raka Wirawan).

 

Comments

comments