Menelusuri Misteri Tragedi Kopi Jessica – Wayan Mirna

1927
Ilustrasi.
Back

1. Reuni Terbatas Alumnus Australia

Suatu sore sekitar pukul 17.00 WIB seorang wanita bersama rekannya mendatangi sebuah kafe di kawasan mal Jakarta Pusat.

Wanita ini dikenal dengan nama Mirna, dan temannya Hani yang ingin berkunjung menemui seorang sahabat lamanya sewaktu belajar di Australia. Mereka janji reuni terbatas sahabat dekat.

Teman kuliahnya di Negeri Kangguru tersebut bernama Jessica, rupanya ia justru sudah tiba di kafe, sembari menunggu, ia memesankan minuman untuk kedua temannya yang sedang menuju ke “Cafe Olivier” di sebuah mal mewah dan besar, tempat di mana mereka telah sepakati untuk bertemu.

“Kamu mau dipesankan minuman apa?” kata Jessica kepada Mirna melalui sebuah pesan singkat, sekitar setengah jam sebelum Mirna tiba di lokasi.

“Es Kopi Vietnam,” jawab Mirna, kemudian Jessica memesan Cocktail dan “Fashioned Sazerac” untuk Hani, sedangkan Mirna dipesankan Es Vietnam Kopi sesuai permintaan.

Tak lama kemudian pesanan datang terlebih dulu, dibandingkan dengan kedatangan Mirna dan Hani di Cafe Olivier. Akhirnya Mirna dan Hani datang, kisaran puluhan menit setelah pesanan disajikan, selanjutnya mereka kemudian menuju meja yang sudah dipesan.

Jessica sudah menunggu di meja tersebut, dengan tiga minuman pesanan sudah tersaji di atas meja kafe. Mereka bercakap basa-basi tanpa adanya tendensi permasalahan atau pertengkaran antara ketiganya.

Sembari bercakap dengan temannya, Mirna meminum Es Kopi Vietnam yang dipesannya melalui Jessica, begitu juga lainnya menyeruput minuman masing-masing, seperti wanita lainnya ketika bertemu, mereka asik mengobrolkan sesuatu dalam perbincangan.

Di tengah perbincangan, sesuatu terjadi, Mirna nampak kejang-kejang secara mendadak, kepanikan melanda antara Jessica dan Hani, dengan masih mencoba mencari tahu apa yang terjadi pada Mirna.

Mirna masih kejang-kejang, dan mencoba untuk di bawa ke klinik di pusat perbelanjaan tersebut, selanjutnya di rujuk ke Rumah Sakit Abdi Waluyo Menteng, Jakarta Pusat.

Sayangnya, tidak lama kemudian, Mirna meninggal usai mendapat perawatan di rumah sakit tersebut.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu, 6 Januari 2016.

Back