Melepas Baju Partai, Fokus Memajukan Klungkung

1419
Bupati Klungkung Nyoman Suwirta.

SULUH BALI, Klungkung – Begitu menjabat sebagai Bupati Klungkung ia ngaku melepas baju partai. Komitmentnya hanya satu, yakni fokus untuk memajukan daerah yang ia pimpin. Melayani semua masyarakat tanpa lagi memandang warna dan baju partai.

“Untuk kepentingan dan kemajuan masyarakat saya tidak lagi memandang warna atau baju partai,” ungkap Nyoman Suwirta yang kebetulan ditemui saat dirinya menghadiri undangan upacara pernikahan di Desa Akah, Klungkung, Jumat (28/10/2016).

Ia datang mengenakan pakaian adat sederhana, tanpa protokoler maupun iringan rombongan yang banyak. Bahkan ia hanya didampingi oleh sopirnya. Setelah mengucapkan Om Suastiastu, Bupati asal Nusa Penida ini memilih duduk lesehan bersila sambil ngobrol santai dengan mempelai maupun warga yang datang.

Berkali-kali ia menceritakan gerakan yang ia sebut dengan Gema Santi yakni Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif yang ia galakkan untuk mewujudkan kemajuan kabupaten ia pimpin. “Ternyata kesantunan yang berangkat dari niat yang baik. Beberapa masalah yang sebelumnya mandeg, akhirnya bisa selesai dan ada solusinya,” ungkapnya membuka salah satu kiatnya sambil menikmati jaje (kue) bendu dan air mineral. “Masyarakat perlu keteladanan,” imbuhnya. Untuk itu, ia katakan dalam gerakan tersebut termasuk terus melakukan inovasi dan pembenahan kualitas dan pelayanan dalam jajaran birokrasi.

Sesekali ia tak kuasa menceritakan pengalaman masa lalunya yang mernagkak dari bawah sebelum menjabat sebagai Bupati. “Suatu ketika, bapak Kapolres ke pasar, tiba-tiba beberpa pedagang cerita kalau saya itu dulu keliling pasar untuk nagih tabungan. Maupun ‘merayu’ mereka agar mau menabung. Betapa kagetnya bapak Kapolres mendengar cerita para pedagang itu,” kenang Nyoman Suwirta yang dikenal sukses membesarkan sebuah koperasi di Klungkung itu.

Setelah memberikan ucapan selamat dan menyalami mempelai dan keluarga, ia pun meninggalkan temat acara. Namun suluhbali dibisiki oleh fotografer yang mendokumentasikan acara tersebut. “Saya sering dapat job mendokumentasikan upacara pernikahan di Klungkung. Sangat sering saya lihat bapak Bupati ini datang menghadiri undangan warganya yang menggelar upacara pernikahan seperti ini. Hal yang jarang saya temui pemandangan seperti ini di daerah lain,” ungkap fotografer asal Gianyar yang ngaku sudah malang melintang mendapat job memotret hampir di semua kabupaten di Bali ini.

Bukti komitemnent Bupati Klungkung ini juga kerap suluhbali saksikan bila ada undangan dari Gubernur Bali Mangku Pastika kepada para Bupati/Walikota se Bali, ia terlihat selalu hadir paling awal. Beberapa kali juga terlihat kalau yang lain diwakilkan, tapi ia memilih hadir langsung. “Karena saya tidak lagi memandang warna partai, perbedaan partai. Saya fokus untuk kepentingan masyarakat yang saya pimpin,” ia memberi alasan. (SB-Rk)

Comments

comments