Melasti | Membuang Penderitaan Dunia, Mengambil Sari Kehidupan dari Tengah Laut

207
Suasana Melasti di Pantai Batu Bolong, Canggu (foto Nagi).

SULUH BALI, Denpasar — Menjelang hari suci Nyepi yang akan dilaksanakan pada Rabu (9/3/2016) mendatang, Krama Hindu mengadakan ritual Melasti. Tidak saja di Bali, tapi di kawasan lain di Indonesia dimana umat Hindu berdomisili.

Pantuan www.suluhbali.co di kawasan Sanur Denpasar, Gianyar, pantai Canggu dan Munggu, sejak pagi hari pukul 06.00 WITA sudah dimulai ritual Melasti.

Di Denpasar, lokasi ritual melasti diadakan di pesisir pantai seperti pantai Merta Sari, Pantai Matahari Terbit, dan Pantai Padang Galak, Sanur, Denpasar.

Sementara di sepanjang pantai Gianyar juga dipadati krama dalam melaksanakan ritual melasti.
Adapun pantai-pantai yang dijadikan sebagai tempat untuk melaksanakan ritual melasti diantaranya Pantai Lembeng, Pantai Purnama dan Pantai Masceti, Gianyar.

Melasti sendiri merupakan ritual penyucian berbagai prelingga yang disungsung di Pura, baik berupa pelinggihan, Barong, Rangda dan bentuk-bentuk prelingga lainnya.

Dalam Lontar Sang Hyang Aji Swamandala disebutkan sebagai ngiring Dewata sebagai proses penyucian segala macam kekotoran di dunia. Melasti juga berarti sebagai memperoleh sari-sari kehidupan di tengah samudera.

“Melasti ngarania ngiring prewatek dewata angayutaken laraning jagat, papa klesa, letuhing bhuawana, ngamet sarining amerta ring telenging segara”.

Artinya : Melasti berarti dengan menunjukan rasa bhakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan) untuk membuang penderitaan dunia, kesalahan dan kekotoran dunia ( alam ), dan kemudian mengambil sari-sari kehidupan di tengah lautan.

Sumber lain yakni lontar Sundarigama menyebutkan melasti adalah sebuah proses untuk memperoleh tirta amerta (sari kehidupan) di tengah samudera. “Ngamet sarining amertha kamandalu ring telenging segara” yang artinya mengambil sari-sari kehidupan yang disebut tirtha kamandalu (air suci sumber kehidupan) di tengah samudera. (SB-Skb/Berbagai sumber)

Comments

comments