Mau Menurunkan Billboard WBF | Tukang Parkir di Kuta Tewas Tersetrum

65
Korban Benyamin Tewas setelah berusaha menurunkan billboar di Kuta (foto Bali Siaga Bencana)

SULUH BALI, Kuta — Seorang tukang parkir yang bermaksud menurunkan sebuah billboard (media luar ruang) milik WBF (World Brand Factory, kena setrum dan jatuh dengan kepala pecah, Sabtu malam sekitar pukul 20.00 (1/7/2017). Menurut saksi mata, korban bernama Benyamin Radu Bani asal Sumba NTT, bermaksud menurunkan billboard yang jatuh dari tempatnya dan masih tersangkut di gardu listrik.

Saksi bernama Wayan Srijaya yang juga tukang parkir di tempat tersebut sudah memperingatkan akan bahaya tersetrum. Namun Benyamin tetap pada niatnya semula, bahkan dia dia sempat memberi tahu Srijaya, bila dibiarkan billboard itu, bila turun hujan bisa membuat gardu terbakar karena efek listrik.

Benyamin lalu naik ke atas tiang billboard yang letaknya tepat di depan toko World Brand Factory, jalan Bypass Ngr Rai Kuta, Badung. Atau tepatnya di depan Grahadi Karaoke di daerah Simpang Dewa Ruci, Kuta dengan membawa kayu sepanjang 1,5 meter. Sementara itu Srijaya kembali pada tugasnya mengatur parkir.

Namun tidak beberapa lama, Srijaya mendengar suara ledakan. Dan dilihatnya Benyamin sudah jatuh menimpa pagar pelinggih dan tubuhnya jatuh ke areal dalam pelinggih (tempat suci) di bawah billboard.

Srijaya dan kawan-kawannya mengeluarkan tubuh Benyamin yang sudah tidak bernyawa dari areal pelinggih. Diketahui kepala korban bagian belakang banyak mengeluarkan darah.

Sementara itu saksi Sunawi asal Situbondo yang juga menjadi tukang parkir di tempat itu, menjelaskan. Setelah tahu Benyamin jatuh, ia lalu menghubungi Polisi lalu lintas yg kebetulan ada di median pengaturan lalu lintas di dekat tempat itu.

Korban lalu dibawa ke rumah sakit Sanglah dengan ambulan BPBD Bali untuk diotopsi. (SB-tim)

Comments

comments