Mantra- Kerta Hadir | Gendo Nilai Tidak Aksi Nyata untuk Tolak Reklamasi Teluk Benoa

377

SULUH BALI, Denpasar – Untuk menunjukkan komitmentnya menolak reklamasi Teluk Benoa seperti apa yang disampaikan pada saat deklarasi tempo hari, pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Mantra – Kerta hadir saat aksi demo tolak reklamasi Teluk Benoa, Sabtu (13/1/2018).

Ribuan massa aksi sudah berkumpul pada pukul 14.00 wita di parkir timur lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon. Massa bergerak menuju arah selatan, berbelok ke arah barat melewati depan Monument Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi. Selanjutnya menuju depan kantor Gubenur Bali.

Di depan kantor Gubenur Bali tersebut dilakukan orasi termasuk oleh Gendo Suardana yang intinya menolak reklamasi Teluk Benoa dan dibatalkannya Perpres. No. 51 Tahun 2014.

Pada saat massa aksi sedang mendengarkan orasi, dari arah timur muncul Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengenakan pakaian adat dengan baju putih bersama rombongan. Cagub dari Koalisi Rakyat Bali ini tidak langsung bergabung dengan massa aksi. Namun memilih lebih dahulu untuk duduk bersama rombongan di atas rumput sambil menyaksikan dan mendengarkan orasi.

Ternyata Cagub yang kini menjabat Walikota Denpasar ini sedang menunggu pasangannya, Cawagub Ketut Sudikerta. Tak lama kemudian Ketut Sudikerta pun muncul, juga dengan busana adat baju warna putih. Setelah bergabung, keduanya bersama rombongan bergerak ke barat, mendekat menuju massa aksi.

Kepada wartawan Rai Dharmawijaya Mantra menjelaskan kehadiran dirinya bersama Sudikerta pada saat aksi demo itu, merupakan bentuk dari penegasan komitmentnya yang menolak reklamasi Teluk Benoa seperti apa yang disampaikan pada saat deklarasi, Selasa (9/1/2018) yang lalu.

“Kita hadir. Cuman karena ini kan bukan panggung saya. Kita sudah hadir,” katanya kepada para wartawan, sekaligus menjawab ketika wartawan menanyakan apakah dirinya akan naik mimbar dan ikut melakukan orasi.

Sementara itu Sudikerta menjelaskan, kehadiran dirinya selaku pribadi sekaligus ketua partai Golkar yang tergabung dalam partai berkoalisi yang sudah membuat fakta integritas pada saat deklarasi Mantra – Kerta, yang salah satu pointnya menyatakan penolakan terhadap reklamasi Teluk Benoa.

“Kita sebagai partai berkoalisi ya berhak dong hadir disini. Karena kita senafas dengan ForBali. Kemarin kita sudah ikrarkan fakta integritas penolakan reklamasi Teluk Benoa yang dilakukan oleh partai berkoalisi. Ya ketua partai berkoalisi, Golkar kan saya ketua. Jadi Demokrat, Gerindra dll juga hadir. Ini sebagai bentuk komitment kita terhadap penolakan reklamasi Teluk Benoa,” ungkap Sudikerta kepada wartawan.

Belum Ada Aksi Nyata

Sementara itu Gendo Suardana dalam orasinya menyatakan, dia mengapresiasi kalau ada cagub atau cawagub yang hadir pada aksi demo menolak reklamasi Teluk Benoa. Namun, dia juga tegaskan, akan lebih menghargai dan salut apabila para calon bertindak nyata dengan kapasitas yang dimiliki oleh masing-masing calon. Menurutnya, hal tersebut justru akan lebih berguna dan lebih penting daripada sekedar hadir mendatangi massa aksi.

Gendo pun menyesalkan, aksi yang sudah dilakukan bertahun-tahun tersebut, dia melihat tidak adanya aksi nyata yang dilakukan oleh mereka yang punya kapasitas jabatan masing-masing untuk menolak reklamasi Teluk Benoa dan juga untuk membatalkan Perpres. No. 51 Tahun 2014 itu. (SB-Rk).

Comments

comments