Tersangka Edwin (kiri) bersama barang bukti hasil curian (Foto-Ijo)

SULUH BALI, Mangupura – Edwin (25) diamankan warga setelah berusaha melarikan barang hasil curian dari salah satu Jalan Mataram Gang Kelapa Buntu No 2 dengan melompati sebuah tembok. Tiba-tiba saja saat pelaku hendak melompati tembok tersebut, dipergoki oleh pemilik rumah yang baru saja dan  warga yang mengetahui kejadian tersebut  seketika berteriak maling.

Dari tangan tersangka berhasil mengamankan, 1 buah kain sarung sofa warna Orange, 1 unit microwave, 1 unit speaker, 1 unit jaffle, 1 unit Toaster, 1 unit DVD, 1 unit strika, 1 buah susu cair dan 4 botol bir berukuran kecil.

Kejadian tersebut bermula, ketika pemilik rumah, Christoper Malcolm Weaver berkewarganaan Australia hendak keluar membeli makan malam. ‎Pelaku yang mengetahui rumah tersebut dalam keadaan kosong berusaha menggasak sejumlah barang elektronik.

Sayangnya, saat Pelaku yang hendak melompati sebuah sebuah ‎untuk membawa pergi hasil curian tersebut tiba-tiba dipergoki oleh warga yang melihat seseorang melompati tembok dan disaat yang bersamaan  pemilik rumah datang usai membeli makan.

Menurut pengakuan tersangka  barang-barang tersebut akan dijual dan hasil penjualanya digu‎nakan untuk kembali ke kampung halaman dan biaya berobat anaknya yang sedang sakit.

“Saya nekat mencuri untuk ongkos saya buat pulang ke kampung halaman dan biaya berobat anak saya yang sedang sakit,” ungkapnya, Kamis (16/03/2016)

‎Sementara itu, Kapolsek Kuta, Kompol Wayan Sumara menyebutkan dalam menjalankan aksinya tersangka memakai sarung sofa untuk membungkus semua hasil barang curian.

“Hanya bermodal kain sarung sofa tersangka untuk membungkus seluruh hasil curian. Tersangka juga saat melakukan aksinya menyasar rumah atau villa yang dalam keadaan kosong,” ungkapnya.

Sumara menambahkan, tersangka berhasil diamankan setelah menerima laporan dari masyarakat bah‎wa telah mengamankan tersangka sehingga petugas yang berada disekitar tempat kejadian langsung menggiring pelaku ke Mapolsek Kuta untuk pemeriksaan lebih.

‎”Warga spontan saja teriak melihat tersangka akan melompat pagar dan langsung mengamkan tersangka. Petugas yang disekitar kejadian setelah mendapatkan informasi dari warga langsung mendatangi tempat kejadian dan membawa tersangka menuju Mapolsek Kuta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

Kini, Edwin harus kembali merasakan untuk dinginnya jeruji penjara setelah sebelumnya sempat dipenjara selama 8 bulan karena terbukti melakukan aksi penjambretan. Saat ini Edwin dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman 5 tahun penjara. (SB-Ijo)

Comments

comments