Mangku Pastika Usir Truk Kelebihan Muatan

489
Mangku Pastika memeriksa truk di Jembrana (foto humasbali).

SULUH BALI, Jembrana — Keluhan rusaknya jalan dan seringnya kasus kemacetan yang terjadi jalur Denpasar – Gilimanuk sebagai akibat dari banyaknya truk – truk yang kelebihan muatan melalui jalur tersebut, menjadi perhatian serius Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang turun langsung melakukan sidak ke UPT Jembatan Timbang Cekik Kabupaten Jembrana, Selasa(19/4).

Dalam sidak tersebut, Gubernur Pastika langsung mengusir truk – truk yang kelebihan muatan, kembali ke pulau Jawa. Karena setelah ditimbang banyak truk bisa dengan bebas melewati jembatan timbang tersebut, padahal sudah jelas – jelas timbangan tersebut menunjukkan kelebihan muatan yang diangkut oleh truk tersebut.

Kata pastika pada pegawai di UPT Jembatan Timbang “Kalau lebih suruh pulang saja, ini yang bikin jalan kita hancur.”

Pastika juga mengecek kondisi dari jembatan timbang tersebut, menginginkan kedepannya proses penimbangan dapat dilakukan secara otomatis dengan komputer. Ia menginginkan sebuah sistem yang mampu menahan truk – truk tersebut secara otomatis jika kelebihan muatan. “Saya ingin disini alatnya otomatis, pas dicek langsung keluar hasilnya, kalau masih orang atau manual seperti ini masih bisa bermain dan salah,” jelas Pastika.

Pastika dengan tegas menginstruksikan agar para pegawai yang bertugas di jembatan timbang agar tidak berkompromi dengan truk – truk tersebut. “Jangan ada kompromi dan jangan ada pungli, kalau lebih pulang,” tegas Pastika di hadapan seluruh pegawai UPT Jembatan Timbang Cekik, “Kalau kalian tidak sanggup tinggal bilang saja, nanti saya akan ganti orang – orangnya, masih banyak pegawai yang sanggup melakukan pekerjaan ini,” imbuhnya.

Pastika juga mengkritisi pengawasan di pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk yang dianggap kurang proaktif dalam mengani masalah tersebut. “Di seberang sana juga harus dijaga dan diawasi, Kalau mereka proaktif sebelumnya mereka sudah harus dikasi tahu, supaya tidak ada masalah seperti ini,” ungkap Pastika.

Dalam sidak tersebut, Gubernur Pastika juga langsung memanggil Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Provinsi Bali I Ketut Artika untuk mengkoordinasikan persoalan ini sekaligus mengawasi anak buahnya.

Pada kesempatan itu Pastika secara langsung turun dan mengawasi agar truk – truk yang kelebihan muatan tersebut untuk kembali ke Pelabuhan Gilimanuk dan menunggu disana sampai truk – truk tersebut benar – benar menyebrang. Ia juga meminta bantuan Kapolres Jembrana untuk mengawasi truk – truk yang kelebihan muatan tersebut untuk kembali ke asalnya.  (SB-ant)

 

Comments

comments