Mangku Pastika Apresiasi Pengentasan Kemiskinan di Jembrana

41
Made Mangku Pastika saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jembrana. (foto-humprov)

SULUH BALI, Jembrana – Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberikan apresiasi terhadap kerja keras yang dilakukan oleh pemkab Jembrana dalam mengentaskan kemiskinan di kabupatennya. Hal tersebut ia sampaikan mengingat apa yang menjadi program dari Pemkab Jembrana semuanya mengarah pada pengentasan kemiskinan yang juga menjadi prioritas di Pemprov Bali. Demikian Ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jembrana yang diterima di Gedung Kesenian Kabupaten Jembrana, Selasa(7/3).

“Dari apa yang telah disampaikan oleh Bupati, saya melihat semuanya sudah on the track dalam mengentaskan kemiskinan, karena program prioritas mereka lebih mengarah pada bidang-bidang yang mampu untuk menanggulangi kemiskinan tersebut,” jelas Pastika yang menurutnya bidang-bidang seperti pemenuhan kebutuhan, pendidikan, ketenaga kerjaan dan juga peningkatan mutu serta pemberdayaan Sumber Daya Manusia merupakan bidang-bidang yang sudah di upayakan dan di programkan oleh pemkab Jembrana. “Saya rasa semuanya sudah tepat, hanya sekarang kita perlu tingkatkan lagi, mereka sudah focus pada bidang-bidang tersebut, jadi tinggal kita kuatkan lagi,” imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan Pastika, ia sangat mendukung jika Pemkab jembrana berencana untuk meningkatkan status RSUD Jembrana dari tipe c menjadi tipe B. Ia kemudian langsung memerintahkan Kadis Kesehatan untuk segera mengkaji agar peningkatan status tersebut dapat segera dilaksanakan. Ia juga menyarankan agar dibangun sebuah RS Pratama di wilayah Jembrana yang mampu diakses seluruh wilayah Jembrana.

“Tadi saya berangkat dari Denpasar sampai kesini, saya sama sekali tidak melihat adanya rumah sakit, coba nanti kita buatkan RS Pratama ditengah-tengah biar bisa diakses seluruh wilayah Jembrana ini, saya rasa akan sangat bermanfaat bagi masyarakat,” sarannya. Pastika juga sangat mengharapkan dengan apa yang sudah dilakukan saat ini oleh Pemkab Jembrana dan dukungan Pemprov Bali, Kabupaten Jembrana dapat berkembang dan mampu bersaing dengan kabupaten-kabupaten lainnya di Bali maupun luar Bali.

Sementara itu, Bupati Jembrana I Putu Artha menyampaikan saat ini Pemkab Jembrana memprioritaskan pembangunan dalam beberapa bidang yakni pemenuhan kebutuhan primer masyarakat, antara lain bidang kesehatan, pendidikan, ketenaga kerjaan, social budaya dan pariwisata. Hal tersebut dilaksanakan, menurutnya dikarenakan bidang-bidang tersebut yang nantinya akan mempengaruhi bagaimana kondisi kemiskinan yang ada di Kabupaten Jembrana.

Selain itu ia juga menyampaikan beberapa masalaha yang dianggapnya sangat merugikan masyarakatnya yakni sering terjadi gangguan harga gabah saat panen dilaksanakan, namun walaupun demikian pihaknya sudah melakukan beberapa upaya untuk menanggulangi permasalahan tersebut.

Selain itu ia juga mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sudah merencanakan akan menaikkan status RSUD Jembrana dari tipe C ke tipe B dan juga disetiap puskesmas akan disediakan rawat inap mengingat kondisi wilayah Jembrana yang sangat luas sehingga butuh waktu jika harus rawat inap di RSUD yang letaknya di Kota. Oleh karena itu ia sangat mengharapkan dukungan dari Pemprov Bali agar program yang direncanakan terebut dapat segera direalisasikan.

Putu Artha juga menyampaikan beberapa permasalahan klasik yakni banyaknya truk kelebihan muatan yang sering melintasi wilayah Jembrana sehingga menyebabkan rusaknya jalan di wilayah Jembrana, oleh karena itu ia mengharapkan agar segera diambil tindakan dan solusi.

Usai melakukan kunjungan kerja ke Pemkab jembrana romongan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang juga turut didampingi oleh beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Bali kemudian melakukan peninjauan ke Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Jembrana.

Dari hasil peninjauan tersebut Pastika mendapati bahwa saat ini di sekolah tersebut sangat kekurangan tenaga pengajar dan juga tenaga guru spesialis, selain itu juga kondisi infrastruktur seperti mess guru juga sudah sangat tidak layak. Oleh karena itu Pastika langsung memerintahkan agar segera direncanakan berapa jumlah tenaga pengajar yang diperlukan dan juga anggaran untuk membenahi mees guru tersebut. (SB-humprov)

Comments

comments