Malam Tahun Baru 2016, Akses Kendaraan Menuju Kuta Tutup

0
1309
Beberapa polisi yang sedang mengalihkan arus lalu lintas di Kuta. |foto-ijo|

SULUH BALI, Mangupura – Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di wilayah Kuta khususnya jalan pantai Kuta dan Legian dan sekitarnya, dalam rangka perayaan malam tahun baru.‎

Jajaran Polsek telah melakukan sosialisasi baik dengan membagikan brosur maupun secara personil terkait akan ditutupnya beberapa jalur menuju Pantai Kuta dimana setiap perayaan tahun baru selalu menjadi pusat berkumpulnya wisatawan yang ingin melepas tahun di Bali.

Kapolsek Kuta, Kompol Wayan Sumara mengatakan mulai pukul 14.00 Wita kami sudah akan melakukan penutupan  dan pengalihan arus yang akan menuju Pantai Kuta, baik dari arah Dewi Sri maupun Simpang Sidoi atau Jalan Patih Jelantik Legian yang akan mulai diberlakukan pada tanggal 31 Desember 2015.

“Kami juga melarang kendaraan baik roda dua maupun roda empat untuk melalui Jalan Kartika Plaza, Bakung Sari, Singo Sari serta simpang Kuta Square menuju Pantai Kuta juga akan kami tutup,” terang Sumara, Selasa (29/12/2015).

Selain beberapa akses jalan menuju Pantai Kuta, sepanjang Jalan Legian menuju Ground Zero juga akan diberlakuan penutupan arus kendaraan sehingga tidak ada satu pun yang akan melintas jalan ini.

“Kita sudah menyiapkan beberapa kantong parkir untuk masyarakat yang ingin memarkirkan kendaraan. Untuk wilayah seminyak kami sediakan kantong Parkir di Lapangan Banteng. Untuk wilayah Legian kami pusatkan di Lapangan Trisakti dengan Pura Dalem Legian, sedangkan untuk wilayah Kuta kantong Parkir di pusatkan pada Centeral Parkir, Lapangan Samudra, Pasar Seni Kuta dan di depan Pura Dalem Pantai Kuta,” tambahnya.lalulintas

Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombespol AA Made Sudana menambahkan, pihaknya menerjunkan seluruh personil dalam hal pengamanan perayaan pergantian tahun ini.

Bahkan itu dilakukan bukan hanya untuk di malam tahun baru saja, melainkan juga pada hari-hari pasca perayaan. Karena peningkatan kunjungan wisata ke sejumlah lokasi diyakini masih akan tetap terjadi pada hari-hari tersebut.

“Kami juga memasang CCTV sejak tiga (empat.red) hari lalu. Itu untuk mempermudah kegiatan patroli. Kami baru pasang itu di empat titik yang kita anggap krusial,” ujarnya sembari berharap bahwa ke depan, pemasangan CCTV bisa ditambah lagi oleh pihak Pemda Badung. (SB-Ijo)

Comments

comments