Lomba Memanah Diharap Tambah Minat Generasi Muda

1083

Lomba Panahan berlangsung di Lapangan Renon

SULUHBALI.CO, Denpasar—Porprov Bali XI Denpasar 2013 Lomba Panahan yang diselenggarakan mulai Selasa, 10 September s/d Kamis, 12 September 2013, berlangsung di Lapangan Renon Denpasar.

Lomba Panahan  yang biasanya diikuti dari seluruh Kabupaten di Bali namun untuk tahun ini Kabupaten Bangli absen dikarenakan ketidaksiapan para atletnya untuk bertanding. Lomba ini terdiri dari tiga devisi, yaitu : Nasional, Rikev, dan kompon, dimana devisi ini yang membedakan jenis panahan yang dipakai.

Etrya Diatmika
Etrya Diatmika

Lomba Panahan ini diikuti dari semua kalangan, tidak hanya yang memiliki klub tapi juga perorangan dan tidak terpaku pada umur. Lomba ini juga bisa diikuti oleh Putra dan Putri, yang terpenting harus mewakili Kabupaten sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Sistem penjurian dilakukan hanya dengan menghitung jumlah anak panah dan seberapa dekat dengan target, dan hasilnyapun langsung dikirim kejuri Pusat yang berada di Jakarta. Jumlah anak panah yang digunakan tetap mengikuti jumlah yang ditetapkan Pekan Olahraga Nasional (PON) Dalam wawancara dengan Bapak Etrya Diatmika selaku Ketua Umum Panitia Panahan yang merangkap juga sebagai Pelatih dari Kabupaten Denpasar mengungkapkan penyelenggaraan Lomba Panahan tetap berpatokan terhadap Pekan Olahraga Nasional (PON), karena Bali masih termasuk Provinsi yang baru mengikuti kegiatan lomba ini di ajang Nasional.

Ia juga menambahkan bahwa medali atau hadiah tidaklah terlalu penting, hanya saja disini ia mengejar Beasiswa yang nantinya akan didapatkan para atlet-atlet tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan bisa dipergunakan hingga ke Universitas.

Harapan Etrya yang sudah menyandang gelar atlet panahan sejak Tahun 1973, “Saya berharap semua kalangan terutama kalangan remaja berantusias untuk mendalami kegiatan olahraga apapun yang bersifat positif terutama olahraga memanah. Karena sejauh ini saya lihat di Denpasar khususnya peminat Wanita lebih Banyak daripada

Pria untuk olahraga yang satu ini,” Ujar pria asal Mengwi kelahiran 1956 ini. (SB-Enny/Lika)

Comments

comments

Comments are closed.