Lemahnya Pegawasan, 4 Tahanan BNNP Kabur, 1 Orang Berhasil Dibekuk Di Karangasam

62
Daftar tahanan yang kabur. (foto-rio)

SULUH BALI, Denpasar – Pasca kaburnya empat tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali pada, Senin (15/5) sekitar pukul 05. 00 Wita dini hari lalu, BNNP Bali melalui Kabag umum langsung mengeluarkan status Daftar Pencari Orang (DPO) untuk keempatnya dan memerintahkan anggotanya untuk melakukan penembakan ditempat. Empat tahanan yang kabur tersebut yakni, Hery Agus Sugiono alias Gus Topi (46), I Wayan Putu Semarayasa (33), M. Feri Ariadi (27), dan I Wayan Murdana alias Lengkong (40).

Salah satu diantara empat tahanan yang kabur tersebut yakni I Wayan Murdana alias Lengkong adalah mantan anggota polda Bali. Menariknya, bekas polisi yang bertugas di Dit Narkoba Polda Bali tersebut kabur  setelah sehari dituntut 10 tahun penjara karena kasus narkoba.  “kalau mereka (empat tahanan kabur, red) tidak menyerahkan diri dalam waktu satu kali dalam 24 jam dan bila mereka ditangkap sama petugas akan ditindak tegas dan tembak ditempat,” ujar Kepala Bagian Umum BNNP Bali AKBP Sang Gede Sukawiasa saat memberikan keterangan kepada wartawan pada, Rabu (17/5) di kantor BNNP Bali.

Menurutnya, pihak BNNP Bali sudah membentuk tim khusus dengan bantuan aparat Polda Bali untuk melakukan pencarian terhadap 4 orang tahanan yang kabur tersebut. diduga keempat tahanan kabur tersebut hingga saat ini masih berada di Wilaya Bali. “kita sudah bentuki tim dan bantuan dari polisi Bali untuk mencari  pelaku.  Langkah langkah yang kita lakukan yakni penutupan akses keluar bali sudah kita lakukan seperti di Gili Manuk, Padang Bai, dan tempat tempat yang biasa mereka pergi,” ujarnya. Hingga saat ini pihak BNNP Bali belum mengetahui secara pasti alasan kaburnya empat tahanan tersebut.

Seperti yang diberitakan bahwa empat tahanan BNNP Bali kabur dari ruang tahanan yang berada di lantai satu. Mereka kabur lewat trali jendela yang berada di kamar mandi ruang tahanan. Modusnya dengan cara memotong trali pada ventilasi jendela. Namun, pihak BNNP bali belum mengetahui alat atau benda yang digunakan pelaku untuk memotong trali besi yang berukuran 3 mili meter. “kita masih mendalami benda apa yang digunakan pelaku. Selain itu kita juga masih mendalami CCTV yang ada di TKP. Kita juga akan memeriksa seccurity dan petugas kemanan dari unit pemberantasan yang jaga pada waktu kejadian. Karena pada waktu itu ada 3 orang jaga. Yaitu 2 security dan 1 petugas pemberantasan,” ujarnya. Saat ditanya apakah ada peran orang dalam sehingga keempat tahanan ini bisa kabur, Kabag umum tidak menampiknya. Bahkan dia tidak menjawab saat ditanya bagaimana mekanisme pengawasan baik itu untuk para tahanan juga untuk para pengunjung yang datang membesuk tahanan. “ya kita masih dalami ya. Kita masih dalami semuanya,” ujarnya.

Selah 1 jam setelah memberikan keterangan kepada wartawan, salah satu tahanan kabur bernama Hery Agus Sugiono berhasil ditangkap di Karangasem, Desa Tumbu Banjar Biok, tepatnya dipinggir jalan. Saat itu tahanan tersebut sedang duduku dipinggir jalan menunggu rekannya yang sama sama kabur yakni, I Wayan Putu Semarayasa. “ia kita sudah tangkap di karangasem. Dia sedang duduk dipinggir jalan menunggu rekannya. Kita tangkap pada pukul 10. 30 pagi tadi,” ujar Kabit Pemberantasan BNNP Bali Ketut Arta saat dikonfrimasi. (SB-rio)

Comments

comments