Kuliner Denfest | Mulai Burger Bali, Hingga Es Pulau Dewata

510

SULUH BALI, Denpasar – Denpasar Festival (Denfest) selalu menyajikan berbagai kuliner khas Bali yang unik dan pastinya enak. Seperti yang terlihat pada Denfest ke-7 tahun ini tampak terlihat stand yang menyajikan Laklak dan Burger Bali, dimana burger yang biasa kita temui memakai bahan utama roti dan sayuran segar, kali ini disajikan berbeda, burger ini disajikan memakai nasi yang dicetak sebagai pengganti roti dengan daging khas Bali didalamnya.

Gede Kariasa pemilik stand ini mengatakan dibuatnya burger Bali ini bertujuan untuk mempertahankan fungsi beras dibali dan juga melestarikan beras sebagai makanan pokok.

“Sebenernya sih inginnya bikin beda, ya tujuannnya sih untuk mempertahankan potensi beras yang akhir-akhir ini sudah sedikit beralih fungsi,” ungkap Gede. Selasa (30/12/2014).

Adapun jenis burger yang disajikan ada burger ayam betutu, burger ayam crunchy, burger ayam pedas, burger ikan crunchy, burger ikan nyat-nyat, burger ikan pedas, burger mie, burger nasi goring dan smolky cheese burger.

Untuk Laklak Bali yang sebelumnya kita kenal dengan laklak bali yang original, disini juga menawarkan laklak dengan berbagai varian rasa yang juga beragam. Yang dibuat masih dengan menggunakan tungku tradisional yang dipercaya memberikan aroma yang enak pada hasil laklak nantinya, dengan memilih kayu bakar dari kayu kopi yang aromanya dikenal kuat dan membuat makanan menjadi sedap.

“Disini juga saya membuat inovasi membikin laklak dengan toping, biar beda juga. Laklak saya majukan juga kerana saya lihat peminat terhadap jajanan Bali sangat kurang.

Dengan varian yang sedikit berbeda ini kita mendapatkan banyak pelanggan, sehingga dalam sehari kita bisa menghabiskan 6 kilo tepung untuk adonan hanya untuk di Denfest ini saja,” katanya.

Untuk jenis laklak yang disajikan dengan toping adalah laklak original, laklak keju, laklak gula tengah, laklak nangka, laklak kuah kinca, laklak pisang, laklak coklat, dan laklak stroberry.

Di Denfest ini juga bisa ditemukan es segar yang diberi nama es dari pulau dewata karena memiliki bahan dasar yang bisa ditemukan dipulau dewata Bali. Penjualan es ini juga tak kalah dengan yang lainnya. Es ini juga memiliki banyak peminat hingga satu hari dapat terjual 500 gelas.

“Es kami memiliki keunikan pada rasa sirupnya dan es ini tidak memakai santan seperti es kebanyakan, namun rasanya jelas enak dan berbeda. Kami bisa menjual 500 gelas perhari namun dimusim hujan seperti sekarang mungkin 300 sampai 400 gelas bisa terjual,” kata Winda pemilik stand es dari pulau dewata. (SB-Lik)

Comments

comments

Comments are closed.