KPU Tetapkan Daftar Pemilih Tetap

43

Raka Sandi saat diwawancara seusai rapat pleno. (foto-enny)

SULUHBALI.CO, Denpasar— Rapat pleno penetapan perbaikan daftar pemilih nik invalid dan perbaikan pemilu DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota tahun 2014 dilakukan pada Senin (20/1), di Kantor KPU Prov. Bali, Renon, Denpasar.

Rapat pleno yang digelar hari ini dalam rangka penyempurnaan DPT. “Salah satu hasil penting yang dapat kami capai, seluruh nik daripada DPT kami sudah valid, jadi tidak ada lagi daftar pemilih yang tidak ada niknya,” kata Ketua KPU Provinsi Bali  I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, ST, (20/1).

Dalam rapat terbuka ini, KPU Prov. Bali membacakan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terakhir yang berjumlah 2.936.170 jiwa, dengan perbandingan sebelumnya yang pada tanggal 2 Desember 2013, jumlanya 2.938.377 jiwa, itu artinya ada pengurangan DPT sejumlah 2.207 jiwa pemilih.

Mengenai adanya pengurangan DPT tersebut, Raka Sandi menjelaskan, pengurangan tersebut bukan semata-mata dengan pencoretan begitu saja, melainkan melalui proses vaktual dibawah untuk menjamin semua proses ini akan berjalan dengan baik.

video-gustiar

“Yang dicoret itu, karena ada yang ditemukan meninggal dunia, TNI Polri, kemudian tidak dikenal, pindah domisili, dan juga ganda. Kami juga sudah melakukan koordinasi dan kroscek, jadi kita berharap dengan demikian DPT untuk pemilu Legislatif daerah Prov. Bali ini akan lebih akurat,” tambahnya.

Raka Sandi juga menambahkan, pergerakan data yang dimiliki KPU Prov. Bali memang selalu terjadi, dikarenakan masalah kependudukan dinilai sangat dinamis, tetapi pihaknya ingin memastikan bahwa proses-proses yang dijalankan bisa dipertanggungjawabkan secara administrasi.

“Karena memang proses ini didukung oleh data-data yang dilengkapi sesuai dengan ketentuan dari KPU Pusat,” tegasnya.

Sedangkan bagi masyarakat yang belum termasuk dalam DPT, pihak KPU Prov. Bali sudah menyiapkan mekanisme untuk kategori Daftar Pemilih Khusus (DPK), dan sudah berjalan mulai dari hari ini. “Jadi kita harap masyarakat segera mencermati,” jelasnya.

Sekedar informasi, bagi  masyarakat yang belum terdaftar dalam DPT, bisa mendaftar melalui TPS, kemudian TPS yang akan melaporkan ke PPK, dan kemudian dilaporkan ke Kabupaten/Kota, hingga terakhir ke Provinsi. Untuk DPKnya sendiri hari terakhir pendaftaran pada H-7 dari hari pelaksanaan pemungutan suara itu sendiri.

Raka Sandi juga mengatakan, proses rapat pleno untuk DPT merupakan kali terakhir yang dilakukan KPU Prov. Bali, tetapi rapat pleno untuk DPK masih akan dilaksanakan. “Untuk DPK tentu akan ada rapat pleno berikutnya,” ujarnya. (SB-Eny)

Comments

comments

Comments are closed.