KPK Tangkap Peserta Kongres PDI-P IV |Disita Dollar Singapura

55

Suasana kongres PDI-P di Sanur (foto Ijo).

SULUH BALI, Denpasar – Kongres IV PDI-P di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur, Denpasar, Bali menjadi sorotan media, bukan karena kemeriahan yang ditunjukan pada kegiatan besar ini, akan tetapi hal ini terkait dengan penangkapan oknum kader partai PDI-P yang diduga terlibat tindak korupsi.

Mendengar kabar tersebut, politisi senior PDIP Pramono Anung segera memastikan kepada pimpinan KPK terkait OTT KPK itu, dan memang dibenarkan bahwa KPK telah menangkap seorang kader PDI-P di Bali. Bahkan ia secara gamblang menyebutkan bahwa oknum kader yang terkait penangkapan KPK itu bernama Ardiansyah.

“Saya sudah secara langsung melakukan pengecekan dan juga meminta informasi kepada salah satu pimpinan KPK, dan memang betul yang tertangkap tangan (OTT) itu saudara Ardiansyah” Jelas Pramono Anung saat ditemui dalam wawancara pada arena Kongres PDI-P IV, di Bali, Jumat (10/4/2015).

Pramono menambahkan bahwa oknum dari kader partainya itu adalah seorang politisi yang pernah menjabat dua periode sebagai bupati di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, dan Oknum ini menurutnya pernah juga menjabat pengurus penting PDI-P di Kalimantan Selatan. “Mantan Bupati Tanah Laut, dua periode dan periode kemarin pernah menjadi ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan” sambungnya.

Pramono Anung juga akan menindak lanjuti kasus ini dan akan diusulkan dalam Majelis Tinggi Partai untuk yang bersangkutan akan diberikan sanksi, tidak tanggung-tanggung, yang bersangkutan yang telah mencoreng nama baik partai pada perhelatan akbar lima tahunan ini akan dikenai sanksi tegas dari partainya.

“Tentunya apa yang dilakukan oleh saudara Ardiansyah ini sangat mencoreng dan juga memalukan bagi partai yang sedang mempunyai hajatan yang cukup strategis dalam lima tahunan in,i” ungkapnya.

Sementara dari hasil komunikasi yang telah dilakukan oleh Pramono dengan Megawati Soekarno Putri, Ketua Umum Partai PDI-P, bahwa sanksi yang akan diterima oleh oknum partai yang telah ditangkap oleh KPK itu akan secepatnya ditindak tegas dengan pemecatan dari keanggotaan partai PDI-P.

“Saya telah mengkomunikasikan dengan Ibu Ketua Umum, maka tindakan yang paling tepat adalah PDI-P pecat Ardiansyah, ” terangya.

Dolar Singapura
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang dolar Singapura dari penangkapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat di Bali.

“Ada sejumlah uang dalam bentuk uang dolar Singapura,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Ketua KPK Johan Budi di gedung KPK Jakarta, Jumat Johan pun membenarkan bahwa orang yang ditangkap adalah anggota DPR.

“Saya belum bisa memastikan siapanya, tapi memang yang bersangkutan diduga anggota DPR ditangkap sekitar pukul 10 malam waktu Bali di daerah Sanur, Bali,” ungkap Johan. (SB-su/ijo)

Comments

comments

Comments are closed.