Kopitoko, Tempat Ngopi Asik Tanpa Plastik

106
Kopitoko yang terletak di Jalan Pantai Sindu No.7, Sanur (foto istimewa)

SULUH BALI, Denpasar – Dengan konsep tempat ngopi yang unik, Kopitoko yang berada di Jalan Pantai Sindu No.7 bisa menjadi refrensi tempat nongkrong di daerah Sanur.

Dengan ukuran tempat yang kecil, Rendy menyulap ruangan tersebut menjadi kedai kopi dan toko sekaligus. Rendy mengakui idenya berawal muncul dari istrinya yang seorang desainer tas dan kakak iparnya yang pengerajin keramik.

“Ide dasarnya karena istri saya desainer tas dan kakak ipar saya pengerajin keramik, kami mikir cari tempat yang semua bisa masuk, selain itu saya juga penyuka kopi lalu jadilah Kopitoko ini. Ada kopi dan ada toko juga,” jelas Rendy saat ditemui di Kopitoko.

Selain itu tempat kecil bukan menjadi penghalang bagi Putri dan Rendy untuk menyulapnya menjadi tempat yang nyaman. Putri mengakui awalnya memang mau mencari tempat yang tidak terlalu besar karena lebih ingin menonjolkan take awaynya.

“Referensi yang kami gunakan itu dari kopi-kopi shop yang ada di Jepang karena di Jepang terkenal bisa memaksimize tempat-tempat kecil, jadi kami dapet ispirasi dari sana. Menurut kami itu tempat kecil bukan masalah, justru bisa buat kami dekat dengan pelanggan jadi nambah temen juga,” tutur Putri sambil tersenyum.

Untuk jenis kopi, Kopitoko menyediakan kopi house blande dari Kintamani dan Aceh Gayo. Biji kopinya pun diroasting sendiri. Kalau untuk mekanan juga menu-menunya sendiri dibuat sendiri.

“Semua bikin sendiri dan kami cari menu yang gampang, jadi sandwich bisa untuk breakfast dan lunch. Semua juga ready take away, kopi dan makanan ready take away,” tambah Putri.

Salah satu keunikan dari Kopitoko juga fokus untuk mengurangi penggunaan plastik. Sedotan yang digunakan juga menggunakan paper. Untuk take away juga menggunakan paper dan kantong take away dibuat sendiri, yang bisa digunakan kembali oleh pelanggan Kopitoko.

“Awalnya karena kita sering main ke Pantai Sindu dan banyak melihat sampah plastik berceceran dimana-mana, itu membuat kami prihatin. Kami juga kebetulan mengajarkan ke anak-anak kami untuk mengurangi plastik. Awalnya memang pelanggan nanya-nanya, lalu kita jelaskan dan mereka jadinya antusias dan mengapresiasi,” ucap Rendy.

Untuk jam bukanya, Kopitoko buka mulai pukul 07.00-20.00, dari hari Senin – Minggu. (SB-cas)

Comments

comments