Konderatu Rutin Tampilkan Warisan Budaya

397

Dra. Herlinda Siahaan (foto-raka)

SULUHBALI.CO, Mangupura – Untuk menyebarluaskan salah satu warisan budaya khas Minahasa, Galeri Konderatu yang berada di Jalan Uluwatu, Jimbaran membuat gagasan dengan menampilkan hasil karya berupa kain tenun khas Minahasa, Kain Pinawetengan.

Ketika suluhbali.co meliput acara yang digelar dalam bentuk fashion show dan beberapa tari khas Minahasa, juga mengundang salah satu artis sekaligus koreografer kondang Denny Malik. Peragaan busana dengan busana khas Minahasa sendiri yang dirancang oleh perancang ternama Thomas Sigar yang berusaha mengangkat kembali warisan budaya berupa kain tenun khas Minahasa, dalam bentuk rancangan yang ditampilkan oleh beberapa model di atas catwalk halaman Konderatu, Rabu malam (15/01/2014).

video-gustiar

Dalam acara yang bernuansakan adat Minahasa tersebut pemilik Konderatu sekaligus penggagas event Dra. Herlinda Siahaan, mengatakan kepada para awak media “Kami akan terus menggelar acara seperti ini dari seluruh budaya yang dimiliki Indonesia, agar bisa dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat, baik luar maupun dalam negeri.”

Munculnya gagasan ini dikatakan Herlinda memang sudah lama, ia cita-citakannya sejak 7 tahun lalu. Lebih jelasnya ia menegaskan bahwa, “Bali yang selama ini dikenal sebagai “The Best Distination”, tetapi agar bisa dibagi sedikit kepada provinsi lain, sehingga para turis mengenal tidak hanya Bali, dan bisa memiliki ketertarikan untuk datang ke tempat wisata lain di seluruh provinsi yang ada di Indonesia.”

Ditanya mengenai keterlibatan pemerintah dalam pengerjaannya, wanita berkacamata ini mengatakan tidak ada keterlibatan pemerintah, tetapi hanya personal dan sebuah ambisi pribadi yang wajib dilakukan oleh semua orang termasuk dirinya.

Harapan Herlinda kepada pemerintah untuk selalu mendukung acara yang dibuatnya, dan meminta khusus kepada Gubernur Bali untuk membantu. “Karena saya yakin Bapak Mangku Pastika pasti mendukung acara ini, tetapi belum terlaksana. Karena saya sendiri belum bertemu beliau untuk menyampaikan langsung, agar Konderatu bisa menjadi Show Case untuk semua provinsi untuk menggelar acara ini,” katanya.

iyarita
Iyarita W. Mawardi (foto-raka)

Ditemui di acara yang sama dengan para awak media Iyarita W. Mawardi selaku Produser acara tersebut mengatakan, “Saya hanya ingin mengekspose kembali salah satu karya khas Minahasa yang sudah mulai punah sejak lama, dan kami ingin membangkitkan kembali budaya ini,” ia menegaskan.

Iyarita juga mengatakan banyak anak muda jaman sekarang sudah mulai melupakan tradisi Indonesia, karena dianggap masih tradisi dan tidak terlalu modern.

“Saya sudah mulai mengajarkan kepada anak-anak saya sejak dini untuk menghargai dan tidak boleh lupa dengan adat istiadat yang Indonesia miliki,” ujarnya.

Acara seperti ini memang sudah rutin dilakukan Iyarita dengan rekan-rekannya, dan sudah lama bekerjasama dengan Denny Malik serta Thomas Sigar, agar acara seperti ini tidak monoton di busana saja, tetapi bisa menampilkan tarian tradisonal yang Indonesia miliki. (SB-bon)

Comments

comments

Comments are closed.