Anda Diajak Bersihkan Pantai Kuta

107

SULUHBALI.CO, Denpasar – Siapa yang tak kenal pantai Kuta? Berkunjung ke Bali rasanya belum lengkap kalau belum mendatangi salah satu pantai yang tenar di dalam maupun luar negeri ini. Berlokasi di Kabupaten Badung, Pantai Kuta merupakan salah satu destinasi wisata yang digandrungi turis mancanegara maupun domestik.

Pantai Kuta bahkan telah menjadi objek wisata andalan Pulau Bali sejak awal tahun 1970-an dan sering pula disebut sebagai Sunset Beach karena keeksotikannya ketika matahari terbenam. Pantai ini juga memiliki ombak yang cukup bagus untuk olahraga selancar (surfing), terutama bagi peselancar pemula.

Sayangnya keberadaan pantai Kuta saat ini memprihatinkan. Banyaknya sampah yang terdampar “menghiasi” pantai. Sampah yang “menyerbu” Pantai Kuta terdiri dari berbagai jenis sampah, seperti batangan kayu ukuran kecil hingga sedang, bahkan besar, dan sampah non-organik (plastik, styrofoam, dan lain-lain yang tidak dapat diurai oleh alam). Berbagai pihak, pemerintah, swasta, maupun pengelola telah berupaya membersihkan pantai, namun tidak dapat dipungkiri sampah masih banyak terdapat di pantai.

Terpicu oleh keadaan ini, sebuah komunitas peduli lingkungan, Komunitas Bali Bersih beserta dengan sebuah grup musik asal Bali Timur yang memiliki kepedulian sama, The Bullhead, sepakat untuk mengadakan Kuta Beach Cleanup pada hari Minggu, 9 Januari 2014. Aksi ini akan dimulai pada pukul 17.00 WIT, dengan titik pertemuan di depan Hard Rock Cafe Kuta.

“Sebagai objek wisata andalan di Bali, miris sekaligus sedih melihat sampah berserakan hampir memenuhi seluruh bagian Pantai Kuta. Melalui aksi ini saya berharap bisa membuka mata semua pihak bahwa menjaga keasrian Bali adalah tanggung jawab kita bersama,” seru anggota grup musik The Bullhead, Ajiq.

Kegiatan Kuta Beach Cleanup merupakan ajakan bagi masyarakat, lokal ataupun non-lokal untuk menuangkan kepedulian mereka menjadi sebuah aksi nyata. Bukan hanya memotret keadaan pantai yang kotor, namun juga mengawali dari diri sendiri untuk tidak membuang sampah sembarangan. Demikian ditegaskan Founder  Komunitas Bali Bersih, Dani Aristya.

“Bukan hanya menikmati, mari kita juga peduli, bersama luangkan waktu untuk membersihkan Pantai Kuta. Bagi yang belum dapat bergabung dalam kegiatan ini, kami mengajak anda untuk kurangi menerima kantong plastik dari pasar, warung ataupun supermarket. Bawalah tas belanja anda sendiri dan katakan “TIDAK” pada plastik sekali pakai,” ujar Dani.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan komunitas, dapat menghubungi Dani Aristya (Founder Komunitas Bali Bersih) di nomor 081802741120, e-mail: balibersih@live.com

Serta halaman Facebook: Komunitas Bali Bersih dan The Bullhead.

(SB)

Comments

comments

Comments are closed.