Klungkung |Paman Cabuli Keponakan di Kandang Sapi

7623

SULUH BALI, Klungkung – Akibat terbukti mencabuli keponakan di kandang sapi, membuat seorang paman diancam hukuman penjara paling singkat 5 tahun.

Hal itulah yang dirasakan oleh I Nengah Suwena (43) setelah terbukti mencabuli keponakannya yang masih gadis 14 tahun dengan inisial YY, asal Banjar Dinas Apet, Desa Selat, Kecamatan Klungkung.

I Nengah Suwena yang bekerja sebagai tukang kayu di Banjar Dinas Apet, Desa Selat itu terbukti melakukan aksi bejatnya sejak bulan September 2015 atau sekitar 9 bulan yang lalu sebanyak 3 kali dengan Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) berbeda-beda.

Kata Waka Polres Klungkung Kompol. Nengah Sadiarta, SH.SiK yang didampingi Kasat Reskrim AKP. Wiastu Andri Prajitno, SH, Senin (27/6) kemarin, bahwa tersangka I Nengah Suwena mencabuli keponakannya di 3 lokasi, pertama dilakukan di rumah korban, kedua di sebuah tegal rumah, dan ketiga dilakukan di kandang sapi milik tersangka.

Hasil pemeriksaan Sat Reskrim, tersangka mengaku memanggil, menarik tangan korban dan membujuk rayu untuk berciuman, hingga berhubungan badan, jelas Waka Polres Klungkung Kompol. Nengah Sadiarta, SH.SiK.

Lebih lanjut dijelaskannya, penyebab tersangka melakukan aksi pencabulan itu, akibat sang paman sering mengintip keponakannya yang sedang mandi di sungai tanpa menggunakan busana.

Disisi lain, hasil Visum Et Repertum yang dilakukan oleh Dokter Spesialis Obgin di RSUD Klungkung, menerangkan bahwa korban yang masih duduk di Kelas VI SD itu mengalami robekan di bagian vagina.

Pihak Kepolisian saat ini sudah menyita barang bukti milik korban yang berupa, satu buah celana panjang warna hitam bermotif bunga, satu buah celana dalam berwarna pink, satu buah celana pendek hitam, satu buah BH warna kuning, dan satu buah baju kaos warna merah.

Kami juga menyita barang bukti milik tersangka, berupa satu buah celana pendek warna biru, satu buah celana dalam warna cokelat dan satu buah baju kaos warna hitam, beber Kasat Reskrim AKP. Wiastu Andri Prajitno, SH.

Akibat kasus ini, I Nengah Suwena disangkakan Pasal 76 D, jo pasal 81 ayat (1) dan (2) dan atau pasal 76 E Jo pasal 82 ayat (1) dan (2) UU No. 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara. Dan denda paling banyak 5 (lima) Miliar Rupiah. (SB-wira)


 

Comments

comments